Alat Perekam Transaksi Dipasang, PAD Palopo Sektor Pajak Hotel, Restoran dan Hiburan Meningkat Tajam

425
ADVERTISEMENT

PALOPO – Pasca pemasangan alat perekam transaksi atau yang disebut Mobile Payment Online Sistem (MPOS) serta Transaction Monitoring Device (TMD), pada Juli 2019 lalu, Pendapatan Asli Daerah (PAD) kota Palopo semakin meningkat.

Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Timur 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Irwan Bachry Syam-Andi Muhammad Rio Pattiwiri Hatta (Ibas-Andi Rio)
2. HM Thoriq Husler-Budiman Hakim (MTH Berbudi)
Dibuat Oleh Seruya Poll

Hal ini disampaikan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Palopo,Drs  Abd Waris M.Si melalui Kepala Bidang Pelayanan dan Penagihan Bapenda Palopo, Asran Muhajir SE, saat disambangi Rabu (30/10) di ruang kerjanya.

ADVERTISEMENT

“Setelah kita memasang MPOS atau Mobile Payment Online Sistem (MPOS) serta Transaction Monitoring Device (TMD), ada kenaikan signifikan pada penerimaan sektor hiburan, makanan dan hotel, perbedaanyaa bisa dilihat dari grafik bulan Juli, hingga September dan Oktober yang sementara berjalan,” ujar Kepala Bapenda Palopo.

Bapenda Palopo kini semakin concern untuk meningkatkan pendapatan asli daerah dengan terus memperbanyak alat MPOS dan juga TMD. Targetnya, 18 unit selesai bulan Oktober ini.

ADVERTISEMENT

“Kita punya 18 unit TMD lagi yang akan dipasang pada Oktober ini, tadi kami baru saja pasang 3 unit, targetnya semua bisa terpasang Oktober hingga awal November ini,” terang dia.

Dari pemasangan alat ini, PAD Palopo pun meningkat 59,26% dibandingkan penerimaan bulan sebelumnya (Agustus) yang hanya meraup  Rp191.352.256 dan menjadi Rp322.895.257 pada akhir September 2019.

ADVERTISEMENT
Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Utara 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Arsyad Kasmar-Andi Sukma (AKAS)
2. Indah Putri Indriani-Suaib Mansur (IDAMAN)
3. Thahar Rum-Rahmat Laguni (MATAHARI)
Created with Seruya Poll

Sedangkan secara akumulatif, per 28 Oktober 2019, PAD Palopo Rp3.099.009.720 (tiga miliar sembilan puluh Sembilan juta rupiah), dimana pajak hotel, restoran dan hiburan menjadi penyumbang PAD cukup besar, dengan kontribusi sekitar 26,83% atau sebesar Rp 831.437.686,-. (Iys) 

ADVERTISEMENT