Amankan Natal dan Tahun Baru 2020, Pengamanan Gereja Mulai Diperketat di Palopo

208
Jajaran Polres Palopo mulai melakukan pengamanan ekstra ketat di seluruh gereja di Kota Palopo jelang perayaan Natal 25 Desember 2019.

PALOPO–Jajaran Polres Palopo mulai melakukan pengamanan ekstra ketat di seluruh gereja di Kota Palopo jelang perayaan Natal 25 Desember 2019.
Pengamanan polisi ini untuk menjamin kenyamanan umat Kristiani saat menjalankan ibadah.

Sseluruh gereja yang berada di wilayah hukum Polres Palopo ditempatkan petugas dalam melakukan pengamanan. Pengamanan semakin diperketat sampai perayaan Natal, 25 Desember 2019 dan Tahun Baru, 1 Januari 2020 mendatang.

“Ini merupakan pengamanan rutin dan semakin ditingkatkan untuk mengantisipasi adanya aksi teror dari kelompok orang tidak beranggungjawab. Pengamanan ini merupakan instruksi pimpinan,” ujar Kasubag Humas Polres Palopo, Iptu Edi S, kemarin.

Pengamanan ini juga bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada umat Nasrani di Kota Palopo yang akan melaksanakan ibadah Natal di gereja. “Seluruh gereja dijaga,” katanya.

Pengamanan ini dilakukan tidak hanya menempatkan personel Kepolisian di luar gereja. Lebih dari itu, personel Kepolisian melakukan pengecekan dan pemeriksaan di areal dalam gereja maupun di seputaran lingkungan gereja. Mulai dari tempat duduk jemaat, hingga pohon natal gereja tidak luput serta warga yang masuk ke dalam Gereja.

Dalam hal ini, Bhabinkamtibmas yang melakukan pengamanan dan pemantauan menegaskan kepada warga agar tetap waspada terhadap ancaman-ancaman yang menyasar jelang perayaan Natal Desember 2019.

“Selain melakukan pengamanan kegiatan ibadah, anggota di lapangan juga berkoordinasi dengan petugas pengamanan intern gereja guna mendeteksi adanya kehadiran orang-orang yang tidak dikenal, sehinggga bisa segera tertangani. Ini bentuk deteksi dini,” kata Iptu Edi.

Dikatakan Iptu Edi, polisi juga dibantu TNI dalam melakukan pengamanan Natal dan Tahun Baru di wilayah Kota Palopo, termasuk polisi berkoordinasi dengan Pemkot Palopo.

“Kita juga mengharapkan masyarakat untuk mengambil peranan dalam melakukan pengamanan. Partisipasi masyarakat diharapkan dilakukan dengan cara meningkatkan pengamanan di wilayah tempat tinggalnya masing-masing. Warga diminta memberikan laporan jika melihat orang mencurigakan,” katanya. (iys)