Antisipasi Longsor Jalan Palopo-Bastem, Pemprov Sulsel Diminta Bangun Talud Pengaman

185
Jalan poros Palopo-Bastem lewat jalur Latuppa longsor
ADVERTISEMENT

KORANSERUYA.COM–Jalan poros Palopo-Bastem melalui jalur Latuppa perlu mendapat perhatian serius semua pihak, terutama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel. Jalan tersebut masuk jalan provinsi sehingga menjadi tanggungjawab Pemprov Sulsel membenahi jalan ini.

Kepala BPBD Kota Palopo, Anthonius Dengen, mengakui, longsor yang terjadi di Jalan Palopo-Bastem pada Kamis (14/10/2021) sore lalu, bukan baru kali itu saja terjadi. Setiap hujan lebat, jalan tersebut rawan longsor.

“Hadirnya jalan Palopo-Bastem yang dibangun Pemprov Sulsel patut disyukuri, karena membuka akses Palopo-Toraja. Jalan ini memperlancar jalur transportasi Palopo-Bastem,” kata Anthonius Dengen kepada KORAN SERUYA, Jumat (15/10/2021).

Namun kata Anthonius Dengen, jalan tersebut masih membutuhkan pembenahan dari Pemprov Sulsel, sebagai upaya mengatasi longsor yang rawan terjadi setiap hujan lebat. Salah satunya, jalan tersebut, terutama pada titik-titik rawan longsor, dibuatkan talud pengaman.

ADVERTISEMENT

“Talud pengaman ini sangat mendesak, untuk mengatasi ancaman longsor,” kata Anthonius Dengen.

Tak hanya itu, Anthonius Dengen mengimbau warga setempat agar tidak ikut menjaga ekosistem lingkungan dengan tidak berkebun di kiri kanan jalan, di sepanjang jalan. Aktivitas warga membuka kebun di sepanjang jalan rawan memicu longsor.

“Dibutuhkan kesadaran warga untuk ikut menjaga lingkungan setempat,” kata Anthonius Dengen.

Diberitakan sebelumnya, hujan lebat mengguyur Kota Palopo beberapa jam pada Kamis, 14 Oktober 2021 sore lalu, menyebabkan jalan poros Palopo-Bastem, Provinsi Sulawesi Selatan, longsor. Longsor menutup akses jalan Palopo dari Latuppa ke Bastem, karena beberapa ruas jalan tertimbun material longsor.

Kondisi jalan yang rawan longsor ini, perlu mendapat perhatian Anggota DPRD Sulsel dari Dapil Luwu Raya untuk menyuarakan ke Pemprov Sulsel, terkait pembenahan jalan tersebut. Terutama pembangunan talud pengaman. (***)

ADVERTISEMENT