Bela TKA China Masuk Sulsel Saat PPKM Darurat, Menko Luhut : Jangan Asal Ngomong

164
ADVERTISEMENT

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia, Luhut Binsar Pandjaitan angkat bicara mengenai kedatangan tenaga kerja asing (TKA) asal China yang masuk ke Sulsel saat PPKM Darurat.

Mantan Kepala Staf Kepresidenan itu meminta semua pihak membaca dulu aturan sebelum berkoar-koar di media sosial. Sebab saat ini, Indonesia butuh situasi kondusif untuk melawan Pandemi Covid-19.

Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Panjaitan meminta semua pihak jangan asal komentar terkait kedatangan tenaga kerja asing (TKA) asal China atau Tiongkok.

Sejumlah pihak mengaku miris atas kedatangan TKA asal China saat PPKM Darurat berlaku di Indonesia khususnya di Pulau Jawa dan Bali.

ADVERTISEMENT

Namun Luhut Panjaitan dalam kapasistas Menteri Koordinator bidang Maritim dan Investasi (Marinves) meminta pihak yang tidak mengerti persoalan agar diam atau klarifikasi lebih dulu sebelum komentar miring.

Luhut mengatakan semua orang asing yang datang ke Indonesia tidak bisa sembarangan dan harus mematuhi sejumlah persyaratan.

Diantaranya yakni sudah mengikuti vaksinasi Covid-19, lalu tes RT PCR begitu tiba di Indonesia, dan wajib karantina selama 8 hari.

“Setelah itu (karantina) di PCR lagi baru bisa keluar. Jadi prosedur ini kita lakukan dan berlaku di mana mana di dunia. Hanya saja ada yang (karantina) 8 hari ada yang 14 hari ada yang 21 hari tergantung negaranya,” kata Luhut dalam Konferensi pers virtual yang disiarkan Youtube Sekretariat Presiden, Selasa, (6/7/2021) seperti dilansir dari Tribun Timur.

Luhut mengatakan kebijakan dibukanya WNA masuk ke Indonesia dengan persyaratan yang ketat tersebut, sama seperti kebijakan yang diterapkan negara lain. Pemerintah melakukan kajian terlebih dahulu sebelum menerapkan aturan tersebut.

“Kita lihat dari hasil studinya dari negara yang kita anggap cukup baik, kita berikan 8 hari. Jadi engga ada yang aneh sebenernya. Kalau ada yang asal ngomong, engga ngerti masalahnya jangan terlalu cepat ngomong,” kata dia.

Luhut mengatakan Pemerintah harus berlaku sama dengan negara lain dalam memperlakukan WNA yang masuk ke negaranya. Indonesia tidak bisa menutup pintu masuk sembarangan sementara kita warga negara kita masuk ke negara lain.

“Kita kan mesti perlakukan sama dengan dunia lain lakukan begitu, kita harus lakukan begitu. Engga bisa dong kita hidup bernegara itu, lu mu mau, gua engga mau, engga bisa begitu,” pungkasnya.

Sejak akhir pekan lalu heboh di media sosial puluhan tenaga kerja asing (TKA) China masuk SulawesI Selatan melalui Bandara Udara Hasanuddin Makassar. Padahal saat bersamaan di Pulau Jawa dan Bali sedang dilakukan PKPM Darurat untuk mencegah penyebaran Covid-19. (*)

ADVERTISEMENT