Berikan Makanan Bergizi, Kepala SMPN 4 Palopo Pantau Anak Diduga Stunting Selama 10 Hari

88
Kepala SMPN 4 Palopo, Kartini Alwi menindaklanjuti instruksi Walikota Palopo, HM Judas Amir untuk menjadi ibu asuh untuk balita stunting. Untuk itu, dia berkunjung ke rumah balita tersebut. (Foto : Dok. SMPN 4 Palopo)
ADVERTISEMENT

PALOPO — Kepala SMPN 4 Palopo, Kartini Alwi menindaklanjuti instruksi Walikota Palopo, HM Judas Amir untuk menjadi ibu asuh untuk balita stunting. Untuk itu, dia berkunjung ke rumah balita tersebut.

Kartini Alwi menjadi ibu asuh stunting di Kelurahan Buntu Batu, Kecamatan Bara. Dia bekerja sama petugas kesehatan mendatangi rumah balita stunting.

ADVERTISEMENT

Stunting ini adalah kasus kekurangan gizi yang terjadi pada anak yang disebabkan karena kurangnya asupan gizi pada waktu yang cukup lama. Hal ini menyebabkan pertumbuhan anak menjadi pendek atau kerdil dari standar usianya.

“Atas instruksi Walikota Judas Amir untuk memiliki 1 anak asuh stunting yang harus selalu dipantau dalam 10 hari kedepan.

“Stunting ini bukan hanya pertumbuhan tubuhnya yang terhambat, tetapi perkembangan otak juga ikut terganggu, sehingga akan mempengaruhi kemampuan dan kreativitas anak di usia produktif,” jelasnya.

Dia berharap, dengan adanya program ini, anak stunting di Palopo dapat diminimalisir.

“Adanya asuhan stunting ini diharapkan mampu menjadi upaya agar anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal,” pungkasnya. (ayb)

ADVERTISEMENT