Pilpres USA: Biden Unggul Sementara, Tapi Pengamat Jagokan Trump “Oppo”?

208
ADVERTISEMENT

USA–Pemilihan Presiden (Pilpres) AS dilaksanakan pada Selasa, 3 November waktu setempat, atau Selasa malam WIB.

Berbeda dengan Pilpres sebelumnya (2016), Pilpres kali ini kemungkinan besar hasilnya tidak akan diumumkan pada malam itu juga, karena tahun ini banyak warga Amerika mengirimkan surat suaranya lewat pos.

ADVERTISEMENT

Menurut koran setempat, mengutip The Associated Press, jika pada malam hari pemilihan, tidak ada kandidat baik Donald Trump maupun Joe Biden yang mengakui kekalahan, skenario ‘mimpi buruk’ Amerika akan dimulai sengketa pemilu.

Penghitungan ulang dimulai, gugatan hukum diajukan terhadap surat suara yang ditolak, dan kerusuhan sipil menyebar ke seluruh negeri. Banding hukum akan segera diajukan ke Mahkamah Agung Amerika Serikat untuk menentukan kepresidenan.

ADVERTISEMENT

Bagaimanapun, banyak dari ini bisa dihindari jika rakyat Amerika mau menunggu hasilnya. Tapi berapa lama mereka harus menunggu? Itulah pertanyaan yang sangat penting, tulis BBC.

Joe Biden Unggul Sementara!

Dilihat Koran Seruya di laman The Associated Press (AP) penghitungan suara live pada Rabu 4 November 2020 ini pukul 10.29 Wita, Joe Biden sementara unggul dengan meraup 122 suara electors (elektoral) dari 538 suara yang diperebutkan, tersebar di 48 negara bagian.

Sementara presiden Trump baru mengumpulkan suara 92 electors. Jika Biden sanggup meraup 270 suara electors, maka bisa dipastikan calon dari kubu Demokrat itu bisa memenangi Pilpres AS tahun 2020 ini. (iys)

ADVERTISEMENT