BPKAD Palopo Sosialisasikan SIPADA, Sekda Sebut 38 Kendaraan Dinas Siap Dilelang

193
ADVERTISEMENT

KORANSERUYA.COM — Sekretaris Daerah Kota Palopo Drs. Firmanza DP, SH.,M.Si mewakili Walikota Palopo membuka secara resmi Sosialisasi Rancangan Aksi Perubahan Penggunaan Aplikasi SIPADA (Sistem Informasi Pengelolaan Barang Milik Daerah) dan Sosialisasi Tata Cara Pelaksanaan Pelelangan Umum Secara Terbuka/Online (open bidding) Peralatan dan Mesin (kendaraan dinas) milik Pemerintah Kota Palopo.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Bappeda Kota Palopo, Senin 09 Agustus 2021.

ADVERTISEMENT

Sekda Palopo menyampaikan, bahwa aset ini merupakan soal yang sangat penting karena aset ini barang milik daerah yang diperuntukkan bagaimana pelayanan kepada masyarakat maupun dapat mendatangkan PAD sehingga nantinya ada nilai tambah.

“Soal aset ini juga adalah salah satu fokus daripada semua aparat Pemeriksa, mereka fokusnya pada masalah aset, kita juga telah menelusuri mana yang seharusnya aset milik pemerintah kemudian tidak difungsikan dengan baik ataupun juga karena penguasaan orang lain atau pihak ketiga,” jelas Sekda.

Firmanza menyambung, “aset yang kemungkinan besar sudah tidak diperlukan lagi ataupun dalam keadaan rusak tapi masih memiliki keadaan ekonomi ini juga perlu kita uangkan jika memang bisa dilelang sehingga dapat menambah pendapatan asli daerah (PAD),” katanya

Adapun yang berkaitan dengan lelang ini, ada kurang lebih 14 roda empat dan 24 kendaraan roda dua yang kemudian bisa dilakukan pemindahan tangan dalam bentuk penjualan melalui lelang.

“KPKNL selaku aparat yang diserahi tugas oleh negara untuk melakukan pelelangan telah ada dan juga kepada yang telah mengusulkan barang milik daerah yang ada di unit kerjanya masing-masing juga sudah ada, sehingga nantinya dapat saling berdiskusi terkait hal tersebut.”

Sekda juga berharap dengan aplikasi SIPADA ini dapat disukseskan, dipedomani sehingga nantinya aset daerah kota Palopo dapat terbaca dengan jelas.

Karena BPK yang salah satunya memberikan opini, banyak yang terhambat karena masalah tidakbisanya kita mengelola aset dengan baik sehingga berharap dengan adanya SIPADA dapat membuat pengelolaan aset kita lebih baik ke depan.

Sementara itu, Kepala BPKAD Palopo Irfan Dahri menyampaikan terkait dengan SIPADA ini dalam beberapa tahun mungkin pengawasan terhadap barang milik daerah berupa kendaraan dinas ini menjadi salah satu hal penting oleh inspektorat.

“Diharapkan dalam aplikasi ini dapat membantu dalam pengelolaan aset sehingga pengelolaan aset kita ke depan dapat lebih baik lagi,” katanya.

(*)

ADVERTISEMENT