Covid-19 di Luwu Timur Pecah Rekor Selama Pandemi, Sehari 126 Warga Positif

141
Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Luwu Timur, Sulsel, Masdin
ADVERTISEMENT

KORANSERUYA.COM–Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, mencatatkan rekor terbanyak penambahan kasus baru positif Covid-19 pada Selasa, 3 Agustus 2021.
Tercatat ada penambahan sebanyak 126 warga setempat positif corona.

Penambahan 126 kasus positif covid-19 itu, terbilang banyak dibandingkan hari-hari sebelumnya.

ADVERTISEMENT

“Jumlah ini paling banyak dibanding penambahan kasus Covid-19 beberapa hari sebelumnya. Kasus baru bertambah sebanyak 126 orang,” kata Jubir Satgas Covid-19 Luwu Timur, Masdin, Selasa (3/8/2021) di Malili.

Kecamatan Nuha kembali menjadi nomor satu penyumbang terbanyak kasus Covid-19 di Luwu Timur, per hari ini. Adapun rinciannya sebaran kasusnya yaitu Kecamatan Nuha 59 orang, Towuti 38, Wasuponda 12, Malili 12, Burau 2, Tomoni Timur 2 dan Kecamatan Angkona 1 orang.

“Dengan demikian, total kasus Covid-19 di Luwu Timur sebanyak 5.166 orang. Pertambahan kasus positif hari ini, merupakan yang tertinggi selama pandemi melanda Luwu Timur,” aku Masdin.

Dengan pecah rekor ini, Masdin menyebutkan, bahwa penularan kasus positif Covid-19 di Kabupaten Luwu Timur masih sangat tinggi tiap harinya.

Meski terjadi penambahan kasus baru, Masdin menginformasikan, pasien yang dinyatakan sembuh juga bertambah yaitu 5 orang. Mereka yang
sembuh tercatat dari Kecamatan Burau 2 orang, Tomoni 2 orang dan Kecamatan Malili 1 orang. “Sejauh ini, jumlah pasien yang sudah sembuh sebanyak 4.564 orang,” ujar Masdin.

Sementara kasus pasien positif Covid-19 yang meninggal mencapai 90 orang. “Khusus hari ini (Selasa, 3 Agustus) tidak ada penambahan,” katanya.

Menyusul kian meningkatnya kasus corona di Lutim, Masdin mengatakan, masyarakat diingatkan agar tidak kendor dalam menerapkan protokol kesehatan saat beraktifitas diluar rumah. Untuk memutus mata rantai penularan Covid-19, masyarakat diingatkan agar menerapkan 5M dimanapun berada. 5M yaitu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilisasi. (***)

ADVERTISEMENT