Cuma 2 Fraksi Menolak Menara Payung, KUA-PPAS Disahkan di Paripurna DPRD Palopo

681

PALOPO – Proyek pengembangan kawasan wisata Lalebbata dengan ikon Menara Payung (MP) akhirnya “lolos” juga di rapat Paripurna DPRD Palopo, Selasa malam (26/11).

Ini, setelah dalam laporan akhir Badan Anggaran (Banggar) yang dibacakan anggota Banggar DPRD Palopo, Efendi Sarapang, yang menyebut bahwa dua fraksi menyatakan menolak pembangunan menara payung.

Dua fraksi yang menyatakan menolak yakni Fraksi Demokrat yang sejak awal kukuh dengan pendiriannya, serta Fraksi PDI Perjuangan yang secara mengejutkan juga menyatakan, sebaiknya pemerintah kota Palopo menunda dulu rencana pembangunan MP tersebut.

Tiga fraksi lainnya yang menyatakan menerima adalah Golkar, Gerindra dan fraksi Gabungan NasDem.

Dihadiri 15 anggota DPRD Palopo, rapat dipimpin Ketua Hj Nuraenih dan dua wakil ketua masing-masing Abd Salam dan Irvan Majid. Rapat Paripurna ini akhirnya memutuskan mengesahkan KUA-PPAS.

Fraksi Golkar, seperti dibacakan Efendi, menyatakan menerima usulan pembangunan Menara Payung untuk dimasukkan dalam Kebijakan Umum Anggaran Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran (KUA-PPAS) dengan berbagai catatan, diantaranya, agar pelaksanaannya nanti penganggaran dan pembayarannya diminta untuk tidak membebani postur APBD Palopo selama 4 tahun ke depan, serta mempersiapkan segala dokumen dan persyaratan lainnya agar tidak menjadi masalah (hukum) di kemudian hari.

Lain halnya Demokrat yang sejak awal menebar ancaman agar pembangunan menara payung ditunda dulu dengan berbagai argumen, diantaranya soal nilai pinjaman lewat PT SMI sebagai perpanjangan tangan Kementerian Keuangan yang dinilai terlalu besar dan dianggap berdampak pada pembiayaan sektor lain terlebih Pemkot Palopo akan menambah jumlah subdisi pembayaran BPJS Kesehatan yang iurannya per 1 Januari 2020 akan segera naik.

Walikota Palopo HM Judas Amir di ujung rapat Paripurna Penetapan KUA-PPAS ini dalam sambutannya mengapresiasi dan berterima kasih atas kerja keras anggota DPRD Palopo terutama dalam beberapa pekan terakhir ini yang aktif melakukan pembahasan terkait kebijakan anggaran untuk diselesaikan dan diparipurnakan dalam rapat malam ini.

“Saya berterima kasih, baik kepada teman-teman DPRD Palopo, fraksi yang terang-terangan mendukung, maupun yang tidak mau terang-terangan menolak, saya berharap ke depan hubungan kemitraan kita akan semakin meningkat,” tandas Judas Amir. (Iys)