Desa Matano Iniaku Luwu Timur Juara II Kategori Kelembagaan Desa ADWI 2022

48
ADVERTISEMENT

JAKARTA — Desa Matano Iniaku, di Kecamatan Nuha, Kabupaten Luwu TImur menjadi juara 2 pada Ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022 yang digelar Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) di Jakarta, Minggu, 30 Oktober 2022 malam.

Kelengkapan kelembagaan yang dibuat dalam mengurus objek wisata di Desa Iniaku dianggap melebihi desa lain di Indonesia. Masyarakat di desa menjadi subjek sekaligus objek dalam pengelolaan pariwisata, sehingga dapat merasakan manfaat untuk kehidupan secara berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

Bupati Luwu Timur usai menghadiri acara menyebut malam apresiasi yang digelar tersebut sebagai malam yang sangat istimewa bagi seluruh masyarakat Kabupaten Luwu Timur, karena Desa Wisata Matano Iniaku meraih Juara 2 kategori Kelembagaan dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia Tahun 2022.

“Kami Pemerintah Kabupaten Luwu Timur tentunya mengucapkan terimakasih kepada Pengelola Desa Wisata Matano Iniaku beserta masyarakat Desa Matano dan stakeholder yang luar biasa bekerja keras menjadikan objek wisata ini terbaik ke 2 se Indonesia,” ujar orang nomor satu di Luwu Timur.

ADVERTISEMENT

Budiman meminta Desa Matano terus berbenah, dan berharap pencapaian ini dapat berkontribusi bagi kebangkitan potensi desa-desa wisata di Luwu Timur dan Sulawesi Selatan menuju desa wisata berkelas dunia, berdaya saing global dan berkelanjutan serta memiliki multiplier effect yang dapat dirasakan langsung bagi perkembangan kepariwisataan di Indonesia.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menyampaikan selamat dan apresiasinya atas terpilihnya 50 desa wisata terbaik dari 3.000 lebih desa wisata yang berpartisipasi tahun ini. “Saya ingin menyampaikan rasa terima kasih kepada 3.419 desa wisata yang telah mengikuti ADWI 2022 dari 34 provinsi,” kata Sandiaga.

Ia juga memberi apresiasi khusus kepada pemerintah dan kepala daerah yang telah menggali potensi desa wisata. Lebih lanjut, ada tujuh aspek penilaian untuk desa terbaik dengan empat kategori tambahan. Ketujuh aspek itu mencakup desa wisata terbaik kategori Kelembagaan Desa, Daya Tarik Pengunjung, CHSE, Suvenir, Digital dan Kreatif, Homestay, dan Toilet Umum.

Kemudian tiga kategori tambahan adalah Desa Wisata Rintisan, Desa Wisata Berkembang, Desa Wisata Maju. Terakhir ialah desa dengan kategori Desa Terfavorit yang diputuskan berdasarkan jumlah vote terbanyak melalui netizen yang dilihat berdasarkan perolehan likes di YouTube Kemenparekraf selama tanggal 24 sampai 28 Oktober 2022. (rah)

ADVERTISEMENT