Dewan Desak CV Barata dan PUPR Luwu Timur Lakukan Perbaikan Jalan Yang Belum Sebulan Sudah Retak

259
Hasil pekerjaan CV Barata/foto-dok
ADVERTISEMENT

LUWU TIMUR – Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Luwu Timur, Alpian Alwi meminta pihak kontraktor CV. Barata melakukan perbaikan terhadap hasil pengerjaan peningkatan ruas Desa Rante Mario menuju Desa Ujung Baru, Kecamatan Tomoni.

Hal itu diminta anggota fraksi Hanura tersebut lantaran pekerjaan yang dilakukan oleh CV. Barata belum cukup sebulan sudah retak.

ADVERTISEMENT

“Saya harap ada itikad baik dari pihak kontraktor CV. Barata untuk melakukan perbaikan kembali,” Kata Alpian, Jumat (14/1/2022).

Menurut Alpian, pihak kontraktor harusnya memperhatikan kualitas pekerjaan begitupun dengan pihak pemerintah dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) selaku pengguna anggaran harusnya betul-betul teliti dalam melakukan pengawasan dan pendampingan.

“Pekerjaan seperti ini harus memperhatikan kualitas, dan begitupun dengan pihak Dinas PUPR harus ketat dalam mengawasi hasil pekerjaan, kalau ada kerusakan seperti ini segera di perbaiki,” tegasnya.

Bahkan menurut Alpian, jika pihak kontraktor tidak ada itikad baik untuk melakukan perbaikan pihak penegak hukum perlu lakukan pemeriksaan terkait hasil pekerjaan ini.

“Kalau tidak mau lakukan perbaikan, pihak penegak hukum kita minta lakukan pemeriksaan terkait hasil pekerjaan ini,” jelasnya.

Diketahui, pekerjaan pembangunan jalan paket 4, peningkatan ruas Rante Mario-Ujung Baru menggunakan anggaran APBD 2021 sebesar Rp.998 juta.

Proyek ini dikerjakan oleh CV. Barata selalu kontraktor pelaksana, sedangkan konsultan pengawas CV. Syafrina Survival Konsultan. (Rah)

ADVERTISEMENT