Jumlah Kematian Terus Bertambah di Palopo, Sudah 45 Meninggal karena Covid-19

973
Ilustrasi pasien Covid-19 meninggal dunia
ADVERTISEMENT

PALOPO–Perkembangan kasus prevalensi atau penularan virus corona penyebab penyakit covid-19 di kota Palopo, hingga Selasa 2 Februari 2021 sudah mencapai 45 orang yang dinyatakan meninggal dunia (MD).

Angka ini, jika diurai, menempatkan kecamatan Bara Palopo sebagai kecamatan yang paling aktif, yakni 11 kasus MD.

ADVERTISEMENT

Menyusul Wara Timur 10 kasus, Wara dan Wara Utara masing-masing 8 kasus dan Telluwanua 3 kasus MD, Wara Selatan 2. Serta kecamatan lainnya (Mungkajang dan Wara Barat) rata-rata 1 kasus, kecuali Sendana yang masih nihil.

Mantan Kadis Kesehatan Palopo, yang kini sebagai Assisten III sekaligus Juru Bicara Satgas Covid-19, dr Ishaq Iskandar menjelaskan, kasus covid-19 diharapkan menurun seiring kesadaran masyarakat yang kian meningkat serta adanya program vaksinasi yang mulai bergulir di Indonesia termasuk di kota Palopo.

ADVERTISEMENT

“Masyarakat harus tambah sadar, harus semakin disiplin menerapkan 3 M dan 3 T. Jangan lengah, Corona itu ada, bukan penyakit hayalan.”

“Untuk itu kita harus tetap waspada dan disiplin, supaya imun kita tetap terjaga setiap hari,” katanya.

ADVERTISEMENT

“Kalau kasus per kasus, jumlahnya sudah sedikit melandai, per Selasa 2 Februari 2021, jumlah positif total 1133 kasus, jumlah penyintas (sembuh) 959 orang, dan total 45 orang meninggal dunia, sedangkan kasus aktif jumlahnya 129 kasus,” urainya.

(iys)

 

ADVERTISEMENT