Dihadapan Bupati Luwu Timur, Mata Aminah Berkaca-kaca Saat Menceritakan Kondisi Anaknya Yang Menderita Lumpuh Layu

150
ADVERTISEMENT

MALILI – Mata Aminah berkaca-kaca, dia tidak bisa menahan menyembunyikan kesedihannya, saat dirinya mencerikan apa yang dialami oleh putranya, Muhajirin yang kini telah berusia 17 tahun.

Dihadapan Bupati Luwu Timur, HM Thoriq Husler, warga Dusun Tirtokencana, Desa Lakawali, Kecamatan Malili itu, menceritakan jika putranya tersebut telah menderita penyakit lumpuh layu sejak 17 lalu.

ADVERTISEMENT

Akibat penyakit yang dideritanya, kondisi fisik Muhajirin tidak sama seperti dengan para remaja sebayahnya, tubuhnya masih terlihat begitu kecil.

Aminah dan suaminya Dirun (49) yang sehari-harinya bekerja sebagai buruh bangunan tidak mampu berbuat banyak, dirinya hanya bisa pasrah dengan kondisi anaknya.

ADVERTISEMENT

“Sejak lahir 17 tahun lalu, Muhajirin hanya bisa berbaring ditempat tidur, akibat lumpuh layu yang dideritanya,” kisahnya.

Tidak hanya itu, dihadapan orang nomor satu di Luwu Timur itu, Aminah juga mencurahkan isi hatinya. Ia sangat bersyukur kediamannya dikunjungi oleh Bupati yang didampingi Anggota DPRD Luwu Timur, Najamuddin.

Ia juga mengisahkan kalau dirinya tidak mendapat bantuan langsung tunai (BLT) Desa, padahal dirinya dan keluarga sangat layak mendapat bantuan sebagai keluarga yang tidak mampu.

Mendengar kisah ibu Aminah, Bupati kemudian menyerahkan bantuan dan meminta ibu Aminah dan keluarga tetap bersabar. “Sabar ki bu dan keluarga menghadapi ujian ini,” katanya.

Husler juga merasa heran, lantaran kondisi keluarga Aminah yang begitu layak mendapatkan bantuan justru tidak tersentuh bantuan dari pemerintah.

“Saya juga sangat heran mengapa keluarga ibu tidak mendapat bantuan. Padahal kondisi ibu dan keluarga memang sangat layak menerima bantuan BLT maupun bantuan sosial lainnya,” katanya.

Dihadapan Aminah dan keluarganya, Husler langsung menghubungi dan memerintahkan Kadis Sosial, Sukarti, agar segera turun ke Lakawali untuk memberikan bantuan bagi ibu Aminah dan Keluarganya.

“Saya tunggu laporannya pak Kadis Sosial bahwa ibu Aminah dan keluarga segera didata dan mendapat bantuan sosial,” tegas Husler.

Setelah pamitan, warga yang berada disekitar rumah Muhajirin juga dibagikan masker dan diingatkan untuk tetap menjaga kesehatan ditengah pandemi Covid-19. (Hms/Sya)

ADVERTISEMENT