Ditolak 4 Fraksi, Walikota Palopo Kukuh Tetap akan Bangun Sejumlah Proyek Multiyears

1119
Walikota Palopo HM Judas Amir minta semua pihak jangan lengah dan harus disiplin menjaga Palopo dari ancaman wabah Coronavirus Diseases, Jumat (10/4). (Foto: Humas)
ADVERTISEMENT

KORANSERUYA.COM–Walikota Palopo, Sulsel, HM Judas Amir, menyatakan, pemerintahannya di Kota Palopo tetap akan melaksanakan pembangunan sejumlah proyek multiyears yang telah diprogramkan di Kota Palopo di tahun anggaran 2022.

Bahkan, Walikota Palopo Judas Amir merasa lucu adanya penolakan 4 fraksi di DPRD Palopo terkait sejumlah program proyek multiyears tersebut. Sebab, sebelumnya telah disetujui untuk dilaksanakan selama tiga tahun anggaran.

ADVERTISEMENT

“Sebelumnya khan disetujui, kenapa sekarang ditolak? Ini lucu,” kata Judas Amir menyampaikan jawaban atas sikap 5 fraksi di DPRD Palopo terkait KUA/PPAS tahun anggaran 2022, Selasa (31/8/2021) di DPRD Palopo.

Dikatakan Judas Amir, sejumlag fraksi di DPRD Kota Palopo menyetujui beberapa program multiyears Kota Palopo, pada pembahasan KUA/PPAS tahun sebelumnya, seperti pembangunan menara payung, pusat kuliner, pembangunan arena roadrace, revitalisasi Islamic Centre, termasuk pembangunan Kantor DPRD Palopo yang baru.

Sehingga, Judas Amir mengaku heran dengan perubahan sikap 4 fraksi di DPRD yang sebelumnya telah menyetujui dan sudah disahkan pada pembahasan anggaran tahun sebelumnya, malah sekarahg menolak.

“Ada keputusan DPRD yang lalu, saya kira sah. Saya sudah pelajari catatan fraksi di DPRD, tetapi saya tetap akan melanjutkan berbagai pembangunan proyek multiyears tersebut karena sudagh disetujui sebelumnya. Yang jadi catatan saya, keputusan DPRD yang lalu itu sah. Jika keputusan yang lalu itu tidak dilaksanakan, maka saya kira sebuah pelanggaran,” kata Judas Amir.

Diketahui, 4 fraksi dari 5 fraksi di DPRD Palopo menyatakan sikap menolak usulan anggaran sejumlah program pembangunan proyek multiyears di Kota Palopo. Penolakan 4 fraksi tersebut disampaikan pada rapat paripurna DPRD Palopo terkait laporan hasil pembahasan Badan Anggaran DPRD Kota Palopo terhadap Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun anggaran 2022.

Empat fraksi di DPRD Palopo yang menolak/menunnda proyek multiyears milik Pemkot Palopo, yakni Fraksi Gerindra, Demokrat, PDIP, dan Golkar. Empat fraksi meminta Pemkot Palopo lebih fokus menangani pandemi covid-19 di tahun 2022.

Sejumlah proyek multiyears yang ditolak fraksi di DPRD, diantaranya pembangunan arena road race (Ratona Motor Sport), revitalisasi Islamic Center, Pusat Kuliner untuk tahun anggaran 2022.

Satu-satunya fraksi di DPRD Palopo, yakni Fraksi Nasdem hanya meminta penundaan pembangunan Kantor DPRD Palopo yang baru. Fraksi Nasdem juga menyarankan kepada Pemkot Palopo supaya mempertimbangkan Pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) PNS Kota Palopo.

Atas penolakan dan permintaan 4 fraksi menunda pembangunan sejumlah proyek multiyears milik Pemkot Palopo, Judas Amir menyampaikan ucaoan terima kasih. Namun dalam tanggapannya, Judas Amir menegaskan Pemkot Palopo mustahil tidak melaksanakannya. “Untuk menunda pelaksanaannya, saya kira mustahil karena kegiatan sudah berjalan tahun anggaran 2021, mustahil tidak dilanjutkan tahun depan,” tandas Judas Amir.

Malah, Walikota Palopo dua periode ini meminta seluruh anggota Dewan di DPRD Palopo agar mempelajari keputusan awal sebagai aturan yang harus dipedomani dalam menentukan sikap untuk APBD 2022. Aturan yang sudah menjadi keputusan sah DPRD diibaratkan Judas Amir sebagai ‘hukum adalah panglima’ sehingga tidak ada yang dilabrak.

Dalam kesempatan tersebut, Judas Amir menyampaikan, berbagai program pembangunan fisik atau infrastruktur di kota bermotto ‘Idaman’ ini telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, sejak dirinya memimpin Kota Palopo. (***)

ADVERTISEMENT