Dua Staf BPJS Kesehatan Palopo Terpapar Covid, Jubir: dari Tanggal 6 Terkonfirmasi, Sudah Dirawat di Makassar

170
ADVERTISEMENT

PALOPO–Kota Palopo yang sempat “naik kelas” dan berstatus Zona Merah, lalu turun lagi menjadi Zona Orange, kini kembali harus waspada.

Pasalnya, kasus konfirmasi positif kini mulai bertambah lagi.

ADVERTISEMENT

Ini setelah dua orang pegawai BPJS Kesehatan Cabang Palopo divonis positif Covid-19, yang menyebabkan kantor itu harus ditutup selama 3 hari untuk dilakukan sterilisasi.

Juru Bicara resmi Pemerintah Kota Palopo dari Satgas Penanganan Covid-19, dr Ishaq Iskandar kepada Koran Seruya, Senin (9/11) mengatakan, 2 orang pegawai BPJS Kesehatan tersebut dinyatakan konfirmasi positif usai Swab Test di Labkesda Palopo pada Jumat, 6 November lalu.

ADVERTISEMENT

“Kondisinya sedang dirawat di RS Bhayangkara Makassar sejak dua hari lalu. Kami imbau agar masyarakat tidak kendor menerapkan pola hidup sehat dan protokol kesehatan dengan baik, kita berharap angka kasus terkait Covid-19 tidak bertambah terus,” pungkas mantan kadis kesehatan kota Palopo itu.

Data Covid-19 Palopo per 8 November 2020, menempatkan Wara Timur sebagai kecamatan dengan jumlah kasus tertinggi saat ini yakni sebanyak 12 kasus, kemudian Wara 10 kasus, menyusul kecamatan Bara dengan 7 kasus terkonfirmasi positif tertinggi. (iys)

ADVERTISEMENT