FOKUS UTAMA: Duet Ibas-Andi Rio Bukan Ecek-Ecek, Lawan Tangguh Incumbent di Pilkada Lutim

730
ADVERTISEMENT

MALILI–Duet Irwan Bachry Syam (Ibas) dan Andi Muhammad Rio Patiwiri (ARP) menyita perhatian publik di Luwu Timur. Duet dua tokoh muda ini dinilai ideal dan kuat menjadi penantang incumbent, HM Thoriq Husler pada Pilkada 2020, 9 Desember mendatang. Bahkan, berbagai pihak menilai, duet Ibas-Andi Rio bukan ecek-ecek.

Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Timur 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Irwan Bachry Syam-Andi Muhammad Rio Pattiwiri Hatta (Ibas-Andi Rio)
2. HM Thoriq Husler-Budiman Hakim (MTH Berbudi)
Dibuat Oleh Seruya Poll

SEJAK foto duet Ibas-ARP menyebar ke publik melalui sosial media, suhu politik di “Bumi Batara Guru” mulai menghangat. Sejak Rabu (17/6/2020) malam lalu, foto duet Ibas-ARP berseliweran di lini masa menyita perhatian.

Berbagai spekulasi mencuat menyusul. Apalagi, Andi Rio sendiri mengakui jika dirinya sepakat berduet dengan Ibas, yang tidak lain Wakil Bupati Lutim periode ini. Ibas katanya maju sebagai bakal calon bupati, sedangkan dirinya mendampingi Ibas sebagai bakal calon ’02’ Lutim.

Deal dua tokoh ini dicapai dalam pertemuan di kediaman Andi Hatta, yang tidak lain ayah Andi Rio, di Karebbe, Desa Laskap, Kecamatan Malili, Rabu (17/6/2020) malam lalu. Usai bertemu, Ibas dan ARP berfoto salam komando.

ADVERTISEMENT

“Insya Allah, kami berdua bersepakat sebagai pasangan calon bupati dan wakil bupati Luwu Timur,” kata Andi Rio kepada wartawan usai pertemuan tersebut.

“IBAS sebagai bupati, ARP (akronim Andi Rio) wakil bupati,” imbuh Andi Rio

ADVERTISEMENT
Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Utara 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Arsyad Kasmar-Andi Sukma (AKAS)
2. Indah Putri Indriani-Suaib Mansur (IDAMAN)
3. Thahar Rum-Rahmat Laguni (MATAHARI)
Created with Seruya Poll

Andi Rio figur muda berlatarbelakang pengusaha. Dibalik Andi Rio, nama Andi Hatta yang dua periode memimpin Lutim tidak bisa dinafikkan masih memiliki pengaruh kuat di Lutim. Bahkan, pengaruh Andi Hatta masih sangat kental di Partai Golkar Lutim, partai pengusung incumbent, Thoriq Husler.

Beberapa hari sebelumnya, Andi Hatta menyatakan bahwa Andi Rio adalah puteranya, yang tidak lain harga dirinya. Pernyataan Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Sulsel ini seolah telah terjawab, bahwa Andi Rio maju di arena Pilkada Lutim.

Beberapa pihak kepada KORAN SERUYA, mengamini jika duet Ibas-Andi Rio hampir pasti. “Yang pasti itu kalau sudah mendaftar di KPU. Namun, arah kesana sudah semakin terang karena keduanya sudah sepakat,” kata salah seorang petinggi Partai Nasdem di Luwu Raya, mewanti-wanti identitasnya tidak dimediakan.

Sumber ini juga mengirimkan foto duet Ibas-Andi Rio via WA ke media ini. “Kalau duet ini maju, tentu bukan duet ecek-ecek. Duet ini lapangan tangguh incumbent dan siap jadi penantang,” katanya.

Nah, benarkah Andi Rio sudah deal dengan Ibas? Andi Hatta selaku ayah dari Andi Rio, mengatakan, semua bisa terjadi. Namun kata dia, dalam politik itu selalu dinamis. “Semua bisa terjadi, tapi semuanya masih dinamis. Yang pasti itu kalau sudah deklarasi pasangan calon dan mendaftar di KPU,” imbuh Andi Hatta.

Mantan Bupati Lutim dua periode ini mengakui, selain Irwan Bachri Syam, ada beberapa lainnya yang datang menemui Andi Rio membangun komunikasi politik untuk mengajak putranya berpasangan.

“Sejak saya di Luwu Timur ini menjalani masa reses, selain pak Irwan memang ada beberapa orang yang mendatangi Andi Rio di rumah untuk membangun komunikasi politik,” kata Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Sulsel ini.

Secara pribadi, Andi Hatta mengaku menyerahkan sepenuhnya kepada Andi Rio terkait pilihannya maju Pilkada Lutim, termasuk siapa yang dianggap cocok berpasangan untuk bersama-sama membangun Lutim. “Kalau cocok dengan Ibas, silakan. Tapi tentu pilihannya dengan berbagai pertimbangan,” tandas Andi Hatta.

Ibas jauh-jauh hari telah menyatakan kesiapannya maju Pilkada Lutim 2020. Sebagai penantang incumbent, Ibas hampir dipastikan diusung Partai Nasdem yang memiliki 4 kursi di DPRD Lutim. Ibas masih butuh 2 kursi untuk memenuhi 6 kursi syarat pencalonan ke KPU. (***/cbd)

ADVERTISEMENT