Susah Duet Lagi, Persaingan Husler dan Ibas Menuju Pilkada Lutim 2020 Dimulai dari Sini

1842
Bupati Lutim, HM Thoriq Husler dan Wakil Bupati Lutim, Irwan Bachry Syam
ADVERTISEMENT

DUA kandidat kuat yang akan maju Pilkada Luwu Timur (Lutim) 2020, yakni Bupati Lutim selaku incumbent, HM Thoriq Husler dan Wakil Bupati Lutim selaku penantang, Irwan Bachry Syam (Ibas) sama-sama bersaing memperebutkan beberapa partai politik yang akan dijadikan kendaraan menuju Pilkada Lutim.

Salah satunya, Husler dan Ibas bersaing memperebutkan Partai Demokrat. Termasuk PDIP.

Khusus persaingan di Demokrat, baik Husler dan Ibas sama-sama sudah mengembalikan formulir pendaftaran sebagai calon ’01’ Lutim di Partai Demokrat. Tanggal 25 Desember 2019 lalu, Husler lebih dulu mengembalikan formulirnya ke Sekretariat DPC Partai Demokrat Lutim. Ketika itu, Husler didampingi Sekjen Golkar Lutim, HAM Sulkarnaen, Ketua Harian DPD Golkar Lutim, Amran Syam, dan sejumlah relawan MTH.

Sedangkan, Ibas mengembalikan formulir pendaftaran ke Partai Demokrat dua hari jelang tutup tahun 2019, tepatnya Senin (30/12/2019) lalu. Saat mendatangi Sekretariat DPC Partai Demokrat Lutim, suami Ani Nurbani ini diantar puluhan pendukung fanatiknya. Ibas disambut Ketua DPC Demokrat Luwu Timur, Abdul Fattah dan pengurusnya.

ADVERTISEMENT

Baik Husler dan Ibas sama-sama berharap diusung Partai Demokrat. Husler sendiri posisi aman maju Pilkada Lutim setelah hampir pasti diusung Partai Demokrat yang memiliki 8 kursi. Sedangkan, Ibas meski diusung partai Nasdem, jumlah kursi Nasdem belum memenuhi syarat mengusung satu pasangan calon. Nasdem hanya miliki 4 kursi, dipersyaratkan 6 kursi bisa mengusung pasangan kepala daerah di Pilkada Lutim 2020.

Dengan melamar di Partai Demokrat, Ibas tentu berharap bisa diusung. Demokrat memiliki 2 kursi, sehingga jika berkoalisi Nasdem sudah bisa mengusung satu pasangan calon.

ADVERTISEMENT

Saat mengembalikan berkas pendaftarannya di Partai Demokrat, Ibas menyampaikan harapannya bisa dicalonkan partai besutan SBY tersebut. “Ini bentuk keseriusan kami membangun Luwu Timur menjadi lebih baik, sehingga saya mendaftar di Partai Demokrat,” ujar Ibas.

Irwan berharap, bersama dirinya, pembangunan Lutim bisa lebih baik. Bahkan, Ibas mengatakan, sebagai putra daerah, dirinya akan membangun Lutim tanpa
ego sektoral. “Kita bersama membangun daerah ini, tentunya bersama-sama tanpa ego sektoral,” katanya.

Sementara itu, Husler saat mengembalikan formulir pendaftarannya di Partai Demokrat, menyampaikan harapannya bisa dicalonkan Partai Demokrat agar bersama Golkar membangun koalisi besar.

“Saya berharap, Partai Demokrat bersama saya melanjutkan program pembangunan agar daerah ini bisa lebih maju dan masyarakat Luwu Timur lebih sejahtera,” imbuh Husler.

Tak hanya di Partai Demokrat, Husler dan Ibas juga bersaing memperebutkan PDIP. Partai besutan Megawati ini paling lambat tanggal 10 Januari 2020 mendatang akan mengumumkan calon usungannya di 12 Pilkada serentak di Sulsel. Khusus Pilkada Lutim, PDIP Sulsel merilis dua nama yang akan diusung, salah satu di antaranya akan dicalonkan PDIP, yakni Husler dan Ibas. (tari)

ADVERTISEMENT