Hari Kedua Lebaran, Keluarga Napi Padati Lapas Palopo

901
ADVERTISEMENT

PALOPO – Kementrian Hukum dan Ham (Kemenkum Ham) memberikan pengurangan masa hukuman bagi para Narapidana (Napi) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II A Palopo, Sabtu (16/6/2018) melalui remisi Idul Fitri 2018.

Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Timur 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Irwan Bachry Syam-Andi Muhammad Rio Pattiwiri Hatta (Ibas-Andi Rio)
2. HM Thoriq Husler-Budiman Hakim (MTH Berbudi)
Dibuat Oleh Seruya Poll

Sebanyak 294 Napi mendapat remisi yang bervariasi antara 15 hari hingga 2 bulan. Napi yang diusulkan mendapat remisi sebelumnya menjalani evaluasi dan penilaian pihak Lapas melalui perilaku selama menjalani masa tahanan.

ADVERTISEMENT

Dari 294 Napi, 147 diantaranya dari kasus Narkoba, sementara 147 lainnya merupakan Napi kasus pidana umum berupa pencurian dan penganiayaan.

“Sebanyak 300 yang kami usulkan untuk mendapatkan remisi, namun yang turun sementara ini ada 294, dari jumlah ini akan ada remisi susulan. Pemberian remisi tahun ini lebih banyak dari tahun sebelumnya karena penghuni lapas kelas II A palopo juga lebih mengalami kenaikan,” kata Kalapas Kelas II A Palopo, Indra Sofyan.

ADVERTISEMENT

Remisi yang diberikan kepada warga binaan Lapas Palopo belum mampu mengurangi kapasitas hunian, mengingat data jumlah penghuni Lapas kelas IIA kota Palopo saat ini mencapai 696 terdiri atas Tahanan sebanyak 131 orang dan Napi sebanyak 485 orang, sementara kapasitas hunian hanya 253 orang.

“Over kapasitas di Lapas ini, kami melakukan pendekatan secara persuasif terhadap para tahanan dan Napi agar tidak terjadi kisruh, selain itu secara swadaya kami menambah tiga ruangan yakni 2 ruang asimilasi dan satu ruang rehab,” tambah Indra.

ADVERTISEMENT
Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Utara 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Arsyad Kasmar-Andi Sukma (AKAS)
2. Indah Putri Indriani-Suaib Mansur (IDAMAN)
3. Thahar Rum-Rahmat Laguni (MATAHARI)
Created with Seruya Poll

Hari kedua Idulfitri, suasana Lapas dipadati pengunjung dari berbagai daerah. Para pengunjung diharuskan mengantri dengan melakukan registrasi terlebih dahulu.

Meski harus mengantri sejak pagi keluarga dan kerabat warga binaan harus bersabar menunggu waktu untuk mendapatkan giliran agar dapat bertemu dengan keluarga mereka.

“Fasilitas ruang kunjungan cukup memadai, disini kami lega bisa menjenguk keluarga sambil melepas rindu,” ujar Sulung, salah seorang kerabat warga binaan. (liq)

ADVERTISEMENT