Hendak Melintas Saat Aksi Demo, Pria Ini Kena Cakar dan Sebut-sebut Nama Dhevy

5968
Warga sesalkan aksi unjuk rasa mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Wija To Luwu, dengan cara memblokade jalan Trans Sulawesi

Walmas — Warga sesalkan aksi unjuk rasa mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Wija To Luwu, dengan cara memblokade jalan Trans Sulawesi, Selasa (12/11/2019).

Salah seorang warga Walmas (NN) yang hendak melintasi jembatan dengan menggunakan kendaraan roda dua sempat ditarik paksa oleh pengunjuk rasa, hingga betis dan lengan NN mengalami luka cakaran.

Kondisi sempat memanas, terjadi adu argumen antara NN dan mahasiswa yang unjuk rasa, hingga harus dilerai oleh warga yang sedang menonton aksi unjuk rasa tersebut.

Saat dimintai informasi, NN di hadapan Kapolsek Walenrang AKP Rafli mengatakan, mereka bukan mahasiswa asli Walmas, mahasiswi Walmas tidak ada yang seperti mereka.

“Saya orang Walmas asli, saya tahu orang Walmas seperti apa, mahasiswa Walmas tidak ada yang seperti mereka,” katanya.

“Saya ada urusan penting, dan sudah meminta baik-baik kepada mereka untuk diberikan jalan, tapi saya malah ditarik dan dicakar,” terangnya sambil menangis.

Lebih lanjut NN menambahkan, kita sudah memilih Muhammad Dhevy Bijak, sebagai perwakilan kita di DPR RI, untuk memperjuangkan masyarakat Walmas.

“Kita sudah punya perwakilan di DPR RI, masyarakat Walmas sudah memilih Muhammad Dhevy Bijak, sebagai putra asli Walmas untuk memperjuangkan pemekaran Luwu Tengah,” tuturnya.

“Dhevy juga tidak akan tinggal diam, ia juga sudah menggaungkan pemekaran Luwu Tengah dan terbentuknya Provinsi Luwu Raya,” pungkasnya. (Fit)