Husler Dimakamkan di Masamba, Isak Tangis Ribuan Pelayat Iringi Bupati Lutim Itu Menghadap Sang Khalik

2938
ADVERTISEMENT

MASAMBA–Pemakaman Bupati Luwu Timur, Muhammad Thorig Husler yang wafat Kamis kemarin (24/12) di Makassar, hari ini telah dikuburkan di Kampal, Kelurahan Kappuna kecamatan Masamba Kabupaten Luwu Utara.

Prosesi pemakaman Almarhum terpantau dihadiri ribuan masyarakat dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan, khususnya yang datang dari berbagai penjuru di Tana Luwu, Jum’at (25/12/20).

Ini adalah pemakaman tokoh terbesar sepanjang sejarah Tana Luwu dilihat dari jumlah Pelayat. Mulai sejak diantar dari rumah sakit tempat Husler menghembus nafas pamungkas, hingga dimakamkan dengan prosesi sederhana di kota Masamba, Luwu Utara.

Pukul 11.30 Wita, jenazah dimasukkan ke liang lahat diiringi gemuruh kalimat memuji kebesaran Allah. Lafadz La Ilaha Illallah mengiringi Almarhum HM Thorig Husler menemui Sang Khalik. Isak tangis dan kesedihan mendalam ribuan warga beradu di Kampung Pangalli ini, akronim bagi Kampal, kawasan terpencil di Kappuna, kecamatan Masamba.

ADVERTISEMENT

Awalnya, Jenazah HM Thorig Husler diberangkatkan dari Rujab Bupati Luwu Timur di Puncak Indah Malili sekitar pukul 09.00 Wita pagi tadi. Jenazah Almarhum Husler  dilepas Ketua Pengadilan Negeri Malili, Khairul.

Di Masamba, Bupati Luwu Utara, Hj. Indah Putri Indriani memimpin prosesi pemakaman Almarhum.

Indah yang juga ketua PMI Luwu Utara itu memanjatkan doa dan meminta masyarakat untuk memaafkan kekhilafan yang mungkin pernah dilakukan Almarhum, seraya memohon doa agar keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Indah tak kuasa menahan haru, air matanya ikut menitik, saat memberi sambutan singkat tatkala memberi penghormatan terakhir bagi koleganya itu.

Haji Muhammad Thorig Husler lahir di Palopo, 19 April 1963. Almarhum adalah putera dari pasangan H Maknum Muller dan Hj Husnia.

Husler meninggal dalam usia 57 tahun. Ketua PMI Lutim itu meninggalkan seorang istri, Dra. Hj. Puspawati dan lima anak, yakni Bangkit Reformansyah, Adrian Lutranda H, Muh. Safri Alfath, Muh. Gibran A dan Ade Rezky M.

Selamat Jalan Putra Terbaik Tana Luwu, baktimu untuk negeri ini akan selalu dikenang, namamu akan selalu abadi di hati rakyat Tana Luwu, duhai sang pemilik senyum terindah.

Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun….

(iys)

ADVERTISEMENT