Ini Penyebab Luwu Utara Gagal Lagi Raih Adipura 2018

865
Buramin Dannu
Buramin Dannu
ADVERTISEMENT

MASAMBA — Kabupaten Luwu Utara kembali gagal meraih Adipura tahun 2018 ini. Supremasi tertinggi dibidang kebersihan dan lingkungan hidup ini terakhir kali diraih 2011 lalu. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Luwu Utara, Buramin Dannu beralasan, ada beberapa indikator penilaian yang gagal dicapai.

Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Timur 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Irwan Bachry Syam-Andi Muhammad Rio Pattiwiri Hatta (Ibas-Andi Rio)
2. HM Thoriq Husler-Budiman Hakim (MTH Berbudi)
Dibuat Oleh Seruya Poll

” Indikatornya penilaian Adipura juga sudah berubah. Bukan hanya kebersihan semata tetapi bagaimana sampah bisa dikelola menjadi nilai ekonomis seperti biogas dan lainnya. Ini yang belum kita lakukan,” katanya, Kamis (10/01/2019) malam.

ADVERTISEMENT

BACA JUGA : Luwu Utara Gagal Lagi Raih Piala Adipura

Alasan lainnya, penilaian di pengolahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) anjlok. Selama ini kata Buramin, sampah langsung ditimbun. Tidak ada proses penimbangan untuk mengukur volume sampah. ” Sampah yang masuk juga tidak dirapatkan atau dipadatkan langsung ditimbun,” katanya.

ADVERTISEMENT

Yang utama ungkap Buramin, adalah partisipasi masyarakat. ” Partisipasi masyarakat sangat rendah. Hanya ASN yang gencar membersihkan pada hari Jumat. Tapi secara umum, kota Masamba sudah bersih,” katanya. Di Luwu Raya, Adipura 2018 hanya diraih oleh Kota Palopo dan Kabupaten Luwu. (har)

ADVERTISEMENT