INNALILLAHI! Melisa Said, Gadis Cantik Asal Palopo Tewas Digilas Mobil Kontainer di Makassar

7204
Alm. Melisa Said, warga Palopo yang meninggal dunia akibat tabrakan di Makassar
ADVERTISEMENT

KORANSERUYA.COM–Melisa Said, karyawan swasta di Kota Makassar, Sulsel, tewas mengenaskan akibat ditabrak mobil kontainer saat berboncengan dengan rekannya, Selasa (31/8/2021).

Gadis berusia 33 tahun yang jadi korban tabrakan maut ini berasal dari Kota Palopo. Dia tercatat sebagai alumni SMAN 3 Palopo angkatan tahun 2005.

Di Makassar, Melisa Said tinggal di kompleks Grand Aroepala Makassar.

Tabrakan maut menewaskan gadis berparas cantik ini terjadi di Jalan Andi Djemma dan Jalan Veteran Selatan Makassar, Kecamatan Mamajang.

ADVERTISEMENT

Menurut informasi, kecelakaan ini melibatkan dua unit sepeda motor dengan mobil kontainer yang dikendarai Imanuel 25 tahun.

Kasat Lantas Polrestabes Makassar, AKBP Andi Kumara mengatakan kejadian tersebut adalah kecelakaan beruntun yang mengakibatkan korban meninggal dunia satu orang, dan dua luka ringan.

Alm Melisa Said, alumni SMAN 3 Palopo korban lakalantas di Makassar

Dua korban luka bernama Ayu Lestari, dan Abdul Muin. Ayu lestari yang membonceng Melisa Said mengalami cedera pada bagian kaki kanan, bengkak di bagian kepala dan saat ini dirawat di rumah sakit (RS) Bhayangkara Makassar, Sedangkan Abdul Muin mengalami cedera pada punggung,

Melisa Said mengalami cedera pada bagian kepala belakang dan meninggal dunia di TKP, kemudian dibawa ke Bhayangkara Makassar.

Dari hasil olah perkara dan keterangan saksi, disebutkan kronologi kejadian berawal saat mobil kontainer bernomor polisi DD 8190 AZ, Sepeda Motor bernomor polisi DD 3249 TC dan Sepeda Moto bernomor polisi DD 5085 SC bergerak dari arah Timur Ke barat pada Jalan Andi Djemma Makassar.

Diduga rem mobil kontainer tidak berfungsi dengan baik sehingga menggilas pengendara motor.

Adapun barang bukti yang diamankan dari kecelakaan tersebut yakni  unit Mobil kontainer dan dua unit sepeda motor. Dengan total kerugian mencapai Rp 5 juta rupiah. (***)

ADVERTISEMENT