Jangan ki Nonton, Begini Detik-detik Bom Bunuh Diri Meledak di Medan, Ngeri Bah!

752

MEDAN — Peristiwa ledakan bom bunuh diri yang terjadi di Mapolrestabes Medan, Jalan HM Said, Medan, Sumatera Utara, Rabu pagi (13/11/2019) kembali membuat geger negeri ini.

Dalam video berdurasi 30 detik yang beredar, terlihat warga dan anggota kepolisian berhamburan menjauhi lokasi ledakan. Sementara asap putih akibat bom membumbung tinggi di dekat kantin Mapolresta Medan.

Bom bunuh diri di Polrestabes Medan ini diduga menggunakan “Bom Paku”, karena paku nampak berceceran di dekat lokasi dimana pelaku yang tewas masih berusaha diidentifikasi.

Ledakan terjadi saat banyak warga yang hendak mengurus pembuatan surat keterangan catatan kepolisian (SKCK) dan layanan lain di Mapolresta Medan. Polisi saat itu juga hendak melakukan apel pagi.

Berdasarkan sumber kepolisian, pelaku diduga berjumlah dua orang menggunakan atribut ojek daring atau online. Namun hingga kini belum ada keterangan resmi dari pejabat kepolisian yang berwenang.

Kepolisian saat ini masih melokalisasi tempat kejadian perkara (TKP) dan mengidentifikasi korban tewas.

Sebelumnya dikabarkan, saksi mata Lila Mayasari, warga yang sedang mengurus surat keterangan catatan kepolisian (SKCK) di Mapolrestabes Medan, mengungkapkan, kejadian terjadi pada Rabu pukul 08.30 WIB.

Saat itu Lila sedang menunggu antrean SKCK di luar ruangan di kantor Polres sambil menelepon saudaranya.

“Tiba-tiba pas (jam) setengah sembilan kok ada suara ledakan, kayak terangkat, enggak mungkin ledakan biasa, meledak, refleks terus saya masukkan HP ke dalam, bom saya bilang,” kata Lila, seperti dilansir dari siaran langsung Kompas TV, Rabu.

Ledakan terjadi satu kali disusul munculnya asap putih. Lila mengaku, ledakan terasa kuat karena jaraknya hanya antara 15 meter sampai 20 meter dari titik ledakan.

“Terus ada serpihan kecil-kecil kayak batu berhamburan,” ujar Lila.

Setelah itu dirinya berusaha menyelamatkan diri, termasuk warga lain yang sedang mengurus SKCK. “Ada yang jatuh lari ke luar, ketakutan,” ujar dia. Warga kemudian diarahkan polisi keluar ke tempat yang aman. (*/Iys)