Kesbangpol Lutra Gelar FGD, Sepakati 24 Rekomendasi

709

LUTRA – Kesbangpol Luwu Utara menggelar Focus Group Discussion (FGD) di Aula Badan Kesbangpol Luwu Utara, Selasa (15/5) pagi. Menggangkat tema ‘Meningkatkan Kewaspadaan Dini Menjaga NKRI’ kegiatan tersebut melahirkan 24 rekomendasi.

Rekomendasi tersebut disepakati untuk menjaga dan menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Luwu Utara. Kegiatan itu juga dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).

Kaban Kesbangpol Luwu Utara, Enyon mengatakan bahwa FGD sendiri didasari atas kerusuhan yang terjadi di tanah air akhir-akhir ini. Dimulai dari kerusuhan di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok hingga penyerangan Bom di beberapa Gereja di Kota Surabaya dan terakhir di Mapolresta Surabaya.

Olehnya itu, peningkatan kewaspadaan dan pencegah sejak dini diperlukan di Kabupaten Luwu Utara. “Tidak menutup kemungkinan bisa terjadi dimana-mana sehingga antisipasi perlu dilakukan secepatnya,” jelasnya.

24 rekomendasi tersebut antara lain Pelaksanaan seminar tentang seminar pengertian jihad dengan menghadirkan ahlinya, Membangun sisten kewaspadaan dini hingga ke tingkat Kecamatan dan Desa/Kelurahan, Penertiban penduduk terutama warga pendatang/asing, Pengentasan kemiskinan, Penanganan masalah pengangguran.

“Penegakan Perda Miras, Mengaktifkan Pos Kamling, Tamu Wajib Lapor, Membentuk pengurus FKUB tingkat Kecamatan dan Desa, Tidak menggunakan rumah ibadah untuk menyebarkan hoax, Pengurus tempat ibadah agar memilih tim mubaligh, dan lain-lain dirasa perlu untuk dilakukan untuk melakukan pencegahan,” jelasnya.

“Semua rekomendasi ini akan dilaporkan secara tertulis kepada Bupati serta Gubernur Sulawesi Selatan dan Mendagri,” tutup Enyon. (liq)