Ketua KKLR : HJL dan HPRL Jangan Hanya Seremonial

586
Buhari Kahar Muzakkar
ADVERTISEMENT

PALOPO — Peringatan Hari Jadi Luwu (HJL) diperingati setiap tanggal 21 Januari dan Hari Perlawanan Rakyat Luwu (HPRL) pada tanggal 23 Januari.

Di Luwu Raya, peringatan itu digelar secara bergilir oleh empat pemerintah daerah yang ada di Luwu Raya (Palopo, Luwu, Lutra dan Lutim.

ADVERTISEMENT

BACA JUGA :Resmikan Rumah Juang di Palopo, Buhari Ajak Pemilih Gunakan Akal Sehat

Ketua Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR), Buhari Kahar Muzakkar berharap momentum itu tidak hanya seremonial belaka. Peringatan ini kata dia memberi makna kuatnya ikatan emosional dan persaudaraan pada keempat daerah se-Tana Luwu.

ADVERTISEMENT

“Baiknya, acara HPRL ini dirayakan tidak semata secara seremonial, tapi perlu ada wujud kerjasama yang jelas dalam pembangunan pada keempat daerah di Tana Luwu,” kata BKM, sapaan akrabnya Senin (21/1/19).

BACA JUGA :Hadiah Rumah untuk Peringatan HJL dan HPRL Sudah Siap, Yakin gak Mau?

ADVERTISEMENT

Ditanya terkait provinsi Luwu Raya yang selama ini diidamkam masyarakat Tana Luwu, Buhari enggan berkomentar banyak untuk sementara. Salah satu alasannya karena ia saat ini ikut bertarung di pileg DPR RI. “”Untuk provinsi Luwu Raya, baiknya sesudah pemilu dan pilpres baru bisa dibicarakan lagi,” katanya.

“Tentang pemekaran daerah, sekarang kan belum tuntas regulasinya, belum ada PP baru yang mengatur tentang mekanisme pembentukan daerah persiapan,” tambahnya. (asm)

ADVERTISEMENT