Kian Ramai Loncat Perahu dan Alihkan Dukungan ke Pasangan Husler-Budiman, Oh Ternyata Ini Sebabnya

918
ADVERTISEMENT

MALILI–Gelombang dukungan untuk pasangan nomor urut 1, Muhammad Thorig Husler-Budiman Hakim terus berdatangan.

Kali ini, giliran Atma Gamara dan Davidson yang merupakan tim pemenangan pasangan nomor urut 2 Irwan Bahri Syam-Muhammad Rio Patiwiri, yang memilih untuk “all out” dan bergabung di barisan Husler-Budiman.

Keduanya bahkan menyampaikan pengunduran diri sebagai tim pemenangan di Kecamatan Nuha, dan menyampaikan terima kasihnya telah dipercayakan untuk bergabung bersama tim pemenangan Ibas-Rio.

Berikut pesan yang mereka sampaikan melalui aplikasi WhatsApp:

ADVERTISEMENT

“Bismillahirahmanirahim Melalui wa ini kami, Atma Gamara dan Davidson ingin menyampaikan sikap politik kami. Sejujurnya, kami bangga bergabung bersama tim pemenangan Ibas Rio. Terima kasih atas kepercayaan kawan-kawan di tim Ibas Rio.

Sayangnya, kami harus realistis bahwa peluang kemenangan ada di Husler Budiman. Berat meninggalkan barisan Ibas Rio karena kedekatan yang sudah kita bangun selama ini,” tulisnya dalam pesan WhatsApp.

Dalam pesan singkatnya itu, Atma mengatakan jika dirinya tak ingin jadi musuh dalam selimut. Setelah kami pertimbangkan baik-baik, kami harus berterus terang. Tidak bijak kami berjuang di dua kepentingan.

Kami harus merelakan ego besar kami yang selama ini kita bangun bersama untuk kembali dengan saudara-saudara kami di tim pemenangan Husler-Budiman yang menurut kami memiliki peluang memenangkan Pilkada ini agar kami benar-benar bisa berarti bagi warga pesisir danau Matano di masa yang akan datang.

“Ajakan teman dan keluarga besar untuk bisa bergandengan tangan membangun
wilayah-wilayah pesisir danau Matano bersama Husler Budiman sangatlah realistis bagi kami yang punya ambisi besar membangun kampung halaman kami. Hanya dengan bergabung di Pemenanglah, maka kami bisa berarti bagi saudara-saudara kami,” bebernya.

“Mohon maaf jika penyampaian ini bukan berita yang menggembirakan. Kami meyakini bahwa kita semua memiliki kepentingan yang sama untuk memajukan wilayah kita dengan cara kita masing-masing. Dan kalau kami akhirnya memutuskan untuk bergabung di Husler-Budiman agar kami bisa lebih berperan dalam pembangunan wilayah-wilayah kami di pesisir danau Matano, seharusnya bisa bijaksana kita terima.”

“Salam demokrasi dan semoga kita semua tetap semangat berbuat yang terbaik untuk Luwu Timur di masa yang akan datang,” tutupnya. (Rah)

ADVERTISEMENT