KPU Jalan Sehat Bareng Penyandang Disabilitas

591
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah bersama Ketua KPU Sulsel Misnah M Attas melepas ratusan peserta Parade Jalan Sehat Pemilih Muda Berdaulat Negara Kuat start dari Gedung Mulo, Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Sulsel, Minggu (11/11) Pagi. Nampak juga Anggota KPU Palopo Divisi SDM dan Parmas, Abdullah Jaya Hartawan (sebelah kanan gubernur).

MAKASSAR – Puluhan Ketua Divisi SDM dan Parmas KPU kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan meramaikan dan mengikuti Parade Jalan Sehat ‘Pemilih Muda Berdaulat Negara Kuat’ yang digelar KPU Propinsi Sulsel. Start dari Gedung Mulo, Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Sulsel, Minggu (11/11/18) pagi.

Kegiatan yang dilepas oleh Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah bersama Ketua KPU Sulsel, Misnah M Attas melaluirute Jalan Jendral Sudirman (Gedung Mulo)– Kawasan Car Free Day (Sudirman)- Lapangan Karebosi. Rute ini sejauh 1,7 Km. NA setelah melepas juga ikut dalam jalan sehat ini.

Selain diikuti oleh KPU, SMA se-Makassar, Gowa, Takalar dan Pangkep, serta ratusan penyandang disabilitas dari Panti Sosial Bina Daksa Balai Rehabilitasi Sosial dan Penyandang Diasbilitas Fisik Wijaya Makassar, serta 50 orang dari Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (GERKATIN).

Kegiatan ini mengangkat tema “KPU yang Inklusi, KPU yang Ramah Disabilitas” dengan tujuan sosialisasi untuk memberikan ruang dan peluang sama bagi pemilih pemula penyandang disabilitas untuk menjadikan negara cerdas dan kuat.

“Kami menyasar warga negara yang punya kepentingan terhadap pemilik hak suara, kami harus menjamin hak suara mereka. Memberitahu bagaimana bisa menjadi pemilih yang cerdas dan berkualitas,” kata Misnah Attas.

Sementara itu, Koordinator Divisi Parmas Sulsel, Faisal Amir, mengaprresiasi kegiatan sosialisasi dan kampanye pada para penyandang disabilitas guna memberikan ruang dan pemahaman akan pentingnya peran mereka dalam proses demokrasi

“Kita berharap peran dan partisipasi para penyandang disabilitas ikut menyukseskan pesta demokrasi pemilu 2019 akan datang,” ujar Faisal

Sejumlah penyandang disabilitas mengaku senang diajak terlibat. “Kami merasa sangat senang diajak dan bekerja sama dan ini membuat kami merasa setara,” kata Ramlah Irwansyah dengan bahasa isyarat. (rls)