Malam Natal, Sejumlah Tempat Ibadah di Palopo Dijaga Aparat

177

PALOPO — Suasana hikmad menyelubungi pelaksanaan ibadah di beberapa gereja di kota Palopo, dalam rangka perayaan hari Natal bagi umat Nasrani, Selasa malam (25/12).

Dalam perayaan tersebut, Polres Palopo beserta jajaran menurunkan personelnya untuk melaksanakan pengamanan di tiap gereja.

Kapolres Palopo AKBP Alfian Nurnas didampingi Kabag Ops Polres Palopo Kompol Sanodding, Kasat Intelkam AKP HA Yusuf dan Kasubbag Humas Iptu Edi, turun langsung ke lapangan untuk memastikan ibadah umat Nasrani di malam Natal berlangsung kondusif, aman dan lancar.

Alfian Nurnas terpantau menyambangi beberapa gereja di kota Palopo, diantaranya di Jalan Kartini, di Gereja umat Katolik, Kapolres memantau pelaksanaan pengamanan maupun prosesi ibadah.

Sebelum pelaksanaan ibadah, personel pengamanan melakukan sterilisasi dan pemeriksaan barang bawaan jemaat guna mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan yang bisa mengusik ketenangan jemaah di gereja terbesar umat Katolik tersebut.

Setelah melakukan pengecekan di Gereja Katolik Kapolres Palopo bersama rombongan melanjutkan pengecekan pada sejumlah gereja lainnya serta Pos-pos pelayanan maupun pengamanan Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2020.

“Pasca Natal dan menyambut Tahun Baru ini kami tetap fokus melakukan pengamanan. Untuk itu saya minta personel yang melakukan Pos Pam maupun Posyan Terpadu agar melaksanakan tugas dengan baik, ini demi terciptanya situasi Kamtibmas yang kondusif,” ungkap Kapolres.

“Jika mengenai pengamanan gereja, personel yang terlibat pos agar melaporkan kepada padal (Perwira Pengendali) sehingga bisa dikondisikan, namun pos tetap diperhatikan dan tidak kosong,” tambahnya. Lanjut dia, bahkan dibentuknya Pos Pam tersebut guna meminimalisir sekaligus mencegah terjadinya potensi gangguan keamanan jelang pasca Natal dan Tahun Baru serta memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat dan warga yang merayakan apalagi dalam pelaksanaan ibadah di gereja-gereja.

“Di pos ini anggota harus standby, tidak hanya keberadaan anggota tapi sarana prasarana penunjang lainnya juga harus dikontrol agar pospam ini proaktif dan bisa memberikan kontribusi kepada masyarakat,” kuncinya. (Iys)