Bakar Ban, APB Unjuk Rasa di Traffic Light Kantor Walikota Palopo, Jokowi Dianggap Gagal Kelola Negara

814
ADVERTISEMENT

KORANSERUYA.COM–Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Palopo Bergerak (APB) melancarkan aksi protesnya terhadap kepemimpinan Joko Widodo di depan kantor Walikota Palopo, Kamis petang tadi, 5 Agustus 2021.

Aksi itu dilakukan sebagai bentuk protes terhadap kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah yang dianggap tidak berpihak kepada rakyat Indonesia, termasuk di kota Palopo.

ADVERTISEMENT

Deni Rahman, selaku Jenderal Lapangan dalam orasinya mengatakan, dalang utama kekacauan konstalasi negara adalah Kepala Negara (Presiden).

“Sebagai bagian daripada rakyat yang punya kedaulatan penuh atas negara kami menginginkan Jokowi turun dari jabatannya,” ucap Deni dengan lantang.

ADVERTISEMENT

Deni yang juga tercatat sebagai mahasiswa IAIN Palopo itu menambahkan, masyarakat kota Palopo pun ikut merasakan dampak dari peraturan pemerintah yang banyak mengandung kejanggalan ini.

Terutama PPKM yang berdampak lansung pada aktivitas ekonomi kelas menengah ke bawah yang juga dirasakan oleh masyarakat kota Palopo.

ADVERTISEMENT

“Kami akan melakukan aksi lanjutan sampai ada respon dari pihak terkait,” tegas Deni saat memegang corong pengeras suara.

Berikut 7 isi tuntutan Aliansi Palopo Bergerak:

1. Wujudkan pendidikan gratis, ilmiah, dan demokratis
2. Menolak diskon hukuman para pelaku korupsi
3. Evaluasi kebijakan selama pandemi (PSBB-PPKM)
4. Menegakkan supremasi hukum dalam konflik agraria
5. Penuhi kebutuhan pupuk bagi para petani
6. Stop Kriminalisasi Suara Rakyat
7. Tuntaskan Perilaku Rasisme di Indonesia

(hwn)

ADVERTISEMENT