Miris! Empat Remaja di Makassar Nekat Mencuri Ayam, Akibat Kecanduan Lem Fox

170
Ilustrasi Lem Fox
ADVERTISEMENT

MAKASSAR-Empat remaja di Kota Makassar dipergoki warga saat hendak mencuri ayam milik warga di Jalan Meranti, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar.

Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Timur 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Irwan Bachry Syam-Andi Muhammad Rio Pattiwiri Hatta (Ibas-Andi Rio)
2. HM Thoriq Husler-Budiman Hakim (MTH Berbudi)
Dibuat Oleh Seruya Poll

Akibatnya, ke empatnya pun harus digiring ke sel tahanan Polsek Panakkukang. keempat bocah lelaki itu masing-masing berinisial Ac (13 tahun), As (14 tahun), Ry (17 tahun), dan Iw (14 tahun).

Mirisnya lagi, para remaja tersebut, mengaku nekat mancuri ayam lantaran ingin membeli lem fox, sebab telah kecanduan mengisap lem yang seharusnya digunakan pada media kayu tersebut.

Komandan Tim (Dantim) Resmob Polsek Panakkukang, Bripka Zulqadri yang melakukan penangkapan, mengatakan jika saat dipergoki warga, remaja belia ini, sempat kabur menggunakan becak motor milik mereka.

ADVERTISEMENT

Namun naasnya, mereka akhirnya bisa dikepung warga dan nyaris diamuk massa, beruntung pihak kepolisian cepat datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Ayam tersebut terikat di dalam kandang dan pada saat para pelaku berusaha membuka ikatan tersebut, pemilik ayam keluar dari rumah. Para pelaku melarikan diri dengan bentor. Dikejar sama warga didapat, nyaris dihakimi,” jelas Zulqadri.

ADVERTISEMENT
Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Utara 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Arsyad Kasmar-Andi Sukma (AKAS)
2. Indah Putri Indriani-Suaib Mansur (IDAMAN)
3. Thahar Rum-Rahmat Laguni (MATAHARI)
Created with Seruya Poll

Dihadapan polisi, para bocah tersebut mengaku jika mereka kerap memasuki rumah warga, untuk mengambil ayam ternak. Dari hasil penjualan ternak tersebut, mereka gunakan untuk membeli lem fox dan berfoya-foya.

Polisi juga akan melakukan koordinasi dengan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A), untuk proses hukum para remaja tersebut.

Mengingat usia mereka masih di bawah umur. “Untuk hukumannya kita akan lakukan kordinasi dengan P2TP2A karna pelaku merupakan anak dibawah umur,” kunci Zulqadri.

ADVERTISEMENT