Parah! Arena Skateboard di Kompleks Olahraga Stadion Lagaligo Jadi Tempat “Ngelem Fox”

351
ADVERTISEMENT

PALOPO–Remaja belia di kota Palopo menyalahgunakan arena skateboard di pelataran timur Stadion Lagaligo Palopo. Tempat meluncur dan rekreasi penggemar olahraga papanluncur itu sudah dijadikan pula sebagai tempat mengisap lem sejenis lem fox.

Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Timur 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Irwan Bachry Syam-Andi Muhammad Rio Pattiwiri Hatta (Ibas-Andi Rio)
2. HM Thoriq Husler-Budiman Hakim (MTH Berbudi)
Dibuat Oleh Seruya Poll

Aktifitas ngelem tersebut terpantau Senin (27/1/2020). Meski sempat dibubarkan warga setempat namun ditengarai aksi para remaja “broken home” ini berpindah-pindah lokasi.

Saat diperiksa, ditemukan puluhan kantong plastik kemasan lem fox di kompleks arena olahraga Stadion Lagaligo itu.

Herman Baim, seorang warga setempat mengatakan, tempat itu memang sering dijadikan tempat kongkow-kongkow para remaja terutama di malam hari.

ADVERTISEMENT

Kejadian ini, kata dia, disinyalir sudah berlangsung lama, tapi baru beberapa malam ini diketahui jika tempat itu dijadikan tempat buat ngelemm baik di siang maupun malam hari.

“Kalau malam hari, kami sering lihat ada sekumpulan anak laki-laki dan perempuan, mereka sering berteriak mungkin pengaruh lem,” beber Herman.

ADVERTISEMENT
Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Utara 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Arsyad Kasmar-Andi Sukma (AKAS)
2. Indah Putri Indriani-Suaib Mansur (IDAMAN)
3. Thahar Rum-Rahmat Laguni (MATAHARI)
Created with Seruya Poll

Bahkan, salah seorang staf di Palopo Football Academy, yang berada di kompleks stadion pernah menangkap basah anak-anak remaja tanggung berusia sekitar 13 tahun yang menjadikan toilet di dalam kompleks stadion Lagaligo sebagai tempat buat ngelem.

Hanya saja waktu itu mereka cuma dinasehati dan langsung kabur karena takut.

“Pernah juga beberapa waktu lalu saya tangkap basah, ada sekitar 5-6 orang anak yang ngelem dalam toilet (kamar mandi) di tribun terbuka dekat pintu keluar stadion, tapi mereka langsung kabur, saya cuma nasehati saja, setelah itu mereka ketakutan dan langsung lari,” ucap Andri, staf yang biasa bertugas di PFA, saat itu. (iys)

ADVERTISEMENT