Nyaleg di PDIP Dapil Walmas, Ponakan Amsal Sampetondok Ini Target 3.500 Suara

2234
ADVERTISEMENT

WALMAS — Walaupun sebagai pendatang baru, bacaleg PDIP yang bertarung di Dapil 3 Walmas, Sunandar Hasyim ST, berani memasang target tinggi. Ponakan tokoh Walmas, Amsal Sampetondok ini menargetkan 3.500 suara pada pileg 2019 mendatang.

Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Timur 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Irwan Bachry Syam-Andi Muhammad Rio Pattiwiri Hatta (Ibas-Andi Rio)
2. HM Thoriq Husler-Budiman Hakim (MTH Berbudi)
Dibuat Oleh Seruya Poll

” Saya kira dengan dukungan basis keluarga besar dan program yang ditawarkan ke masyarakat, Insya Allah target itu bisa tercapai,” katanya saat dihubungi via WhatsApp, Sabtu (25/08/2018).

ADVERTISEMENT

Sunandar adalah alumni Unhas jurusan Teknik Mesin. Sebelumnya banyak berkiprah di Makassar. Dia tercatat sebagai karyawan swasta dan mengelola kafe di Makassar. Setelah berniat maju caleg, Nandar resign dan memilih pulang kampung untuk mengabdi.

Di PDIP, Nandar harus bersaing dengan Erwin Barabba, anggota DPRD Luwu, peraih suara terbanyak dapil Walmas pada pileg 2014 lalu.

ADVERTISEMENT

Nandar mengaku memilih PDIP karena partai ini punya ideologi pancasila sebagai pemersatu tanpa memandang suku, agama dan ras.

” Keluarga besar saya ada Islam dan Kristiani. Partai ini bisa menyatukan keluarga untuk mendukung saya,” kata pemilik nomor urut 7 di PDIP ini.

ADVERTISEMENT
Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Utara 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Arsyad Kasmar-Andi Sukma (AKAS)
2. Indah Putri Indriani-Suaib Mansur (IDAMAN)
3. Thahar Rum-Rahmat Laguni (MATAHARI)
Created with Seruya Poll

Jika terpilih sebagai anggota DPRD Luwu, Nandar bertekad akan mengangkat budaya lokal, memperjuangkan infrastruktur olahraga dan memfasilitasi kegiatan pemuda.

” Untuk pendidikan, saya akan menjembatani lulusan sekolah agar bisa lanjut ke jenjang S1 atau kejuruan. Caranya, bekerjasama dengan dosen dan akademisi. Mohon dukunganta,” kata putra dari pasangan H Hasyim dan Hj Agustina ini. (adma)

ADVERTISEMENT