Pegang Dua Kali ‘Burung’ Siswa, Kepsek di Lutim Didemo

1020
ADVERTISEMENT

LUTIM – Ratusan pelajar SMKN 1 Malili mendadak menggelar aksi unjuk rasa di sekolahnya, Kamis (14/2/2019) siang. Dalam aksi tersebut, terlihat siswa membawa tripleks bertuliskan “perjaka’qu hilang direnggut kepsek,”.

Unjuk rasa ratusan siswa tersebut lantaran oknum kepala sekolah SMKN 1 Malili berinisial AK itu diduga melakukan pelecehan seksual terhadap salah seorang siswanya.

ADVERTISEMENT

“Kami tak terima. Harusnya seorang guru apalagi dia seorang kepala sekolah mengajarkan kami kebaikan, justru dia berbuat tak senonoh kepada muridnya sendiri. Pokoknya dia harus dihukum,” teriak beberapa siswa seperti dikutip dari radarluwuraya.com.

Berdasarkan keterangan korban berinisial SD, kejadian berawal saat dia datang terlambat ke sekolah. Karena melakukan kesalahan itu, siswa tersebut dipanggil ke ruang Kepala Sekolah.

ADVERTISEMENT

Saat berada di ruangan, kepsek lalu memegang kemaluan korban sebanyak dua kali. “Kalau saya dihukum, saya terima. Tapi ini, dia justru memegang kemaluan saya. Saya tidak terima,” Aku SD.

Beruntung aksi siswa dapat segera diredam setelah personil  Polres Luwu Timur tiba di lokasi untuk mengamankan situasi. (liq)

ADVERTISEMENT