Pemkab Lutim Kaji Strategi Peningkatan PAD

160

LUTIM – Pengelolaan aset daerah memiliki pengaruh positif terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) jika aset daerah ini dapat dikelola secara optimal.

Hal itu ditekankan oleh Asisten Pemerintahan Setdakab Luwu Timur, Dohri As’ari saat membuka acara Ekspose Pengkajian Strategi Peningkatan PAD oleh Tim Ahli dari Pusat Pengkajian Pengembangan Kebijakan Pembangunan (P2KP) Universitas Hasanuddin di Hotel I La Galigo, Desa Puncak Indah, Malili, Selasa (23/07/2019).

Menurutnya, dengan memanfaatkan barang milik daerah yang sudah tersedia akan memberikan dampak positif untuk meningkatkan PAD, apalagi Kabupaten Luwu Timur telah melakukan banyak investasi pembangunan khususnya pada infrastruktur dasar.

“Sekarang ini kan sudah banyak pembangunan dan aset-aset daerah yang telah kita sediakan, tinggal bagaimana aset-aset ini kita manfaatkan secara maksimal agar bisa menambah pendapatan untuk daerah ini,” kata Dohri.

Dohri juga menyebut beberapa contoh asset daerah, seperti pabrik rumput laut, pabrik es dan pabrik silo drayer.

Dimana, menurutnya, semua potensi ini bisa dimanfaakan untuk menambah PAD, termasuk juga adalah sektor Pariwisata. Dengan banyaknya lokasi-lokasi pariwisata seperti tiga danau eksotik yang bisa dikembangkan untuk menjadi tujuan wisata, termasuk di dalamnya kawasan hutan, gunung, pantai, terumbu karang serta kekayaan alam berupa hasil tambang logam dan batuan, kesemuanya ini bisa terwujud apabila potensi yang ada ini dikelola dengan baik dan profesional.

“Untuk lebih meningkatkan PAD dengan pemanfaatan potensi yang kita miliki tentu dibutuhkan upaya strategi dan inovatif terutama dari kalangan akademis yang pada hari ini melakukan ekspose,” Kata Dohri. Adapun narasumber pada ekpose ini yakni M. Yusri Zumhuri dari P2KP Unhas. (ikp/kominfo)