Pemkot Palopo Berguru ke Banyuwangi

387
Foto bersama rombongan Pemkot Palopo dengan Pemkab Banyuwangi.
ADVERTISEMENT

PALOPO — Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Palopo pada Kamis (9/5/2019) lalu berkunjung ke Kabupaten Banyuwangi Provinsi Jawa Timur. Selain BPKAD, hadir juga dalam rombongan Bappeda, Bapenda dan Dinas Kominfo Palopo.

Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Timur 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Irwan Bachry Syam-Andi Muhammad Rio Pattiwiri Hatta (Ibas-Andi Rio)
2. HM Thoriq Husler-Budiman Hakim (MTH Berbudi)
Dibuat Oleh Seruya Poll

Kunjungan kerja ke Banyuwangi terkait aplikasi Sistem Informasi Manajemen Perencanaan, Penganggaran, dan Pelaporan (Simral), milik Pemkab Banyuwangi. Aplikasi ini diakui yang terbaik oleh Lembaga Anti Rasuah alias Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu yang lalu.

Simral ini, menjadi acuan bagi daerah lainnya guna membangun anggaran yang akuntable. Rombongan diterima oleh Sekretaris Bapenda, Luluk Khomsiyah. Setelah diterima secara simbolis, mereka langsung diajak melihat teknis pelayanan pajak daerah di Mall Pelayanan Publik.

Plt Kepala BPKAD Palopo, Samil Ilyas mengatakan, Simral milik pemkab Banyuwangi telah berjalan baik. Pihaknya berencana mengadopsi Simral milik Pemkab Banyuwangi, sesuai rekomendasi KPK.

ADVERTISEMENT

Samil mengatakan, Studi banding ke Banyuwangi dimanfaatkan untuk melihat langsung perkembangan dan implementasi sejumlah pelayanan publik, terutama Mal Pelayanan Publik dalam pengurusan surat izin, yang mampu mengintegrasikan 150 dokumen/izin dalam satu lokasi.

“Tidak hanya bangunan fisiknya saja yang bagus, tapi pelayanannya memang bagus. Semua mengaku pengurusan surat selesai cukup cepat. Ini bagus. Harus ditiru daerah lain,” ujarnya.

ADVERTISEMENT
Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Utara 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Arsyad Kasmar-Andi Sukma (AKAS)
2. Indah Putri Indriani-Suaib Mansur (IDAMAN)
3. Thahar Rum-Rahmat Laguni (MATAHARI)
Created with Seruya Poll

Sementara itu Sekretaris Bapenda, Luluk mengatakan, kolaborasi antar daerah bisa menjadi pintu bagi tercapainya kemajuan bersama.

“Banyak tamu dari daerah lain ke sini, kami saling berdiskusi dan bertukar pengalaman,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pemkab Banyuwangi juga menimba ilmu daerah daerah lain untuk saling melengkapi.

“Kami saling belajar, Banyuwangi juga belajar dari daerah lain apa-apa yang belum dikembangkan di sini. Di sinilah, kami saling sinergi untuk pengembangan masing-masing daerah,” katanya. (asm)

ADVERTISEMENT