Pemkot Palopo-Poltekpar Negeri Makassar Teken MoU

97
ADVERTISEMENT

PALOPO – Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Negeri Makassar, Rabu 17 Juli 2023.

Penandatanganan MoU itu dilaksanakan di Hotel Kamanre, Kelurahan Binturu, Kecamatan Wara Selatan, Kota Palopo.

ADVERTISEMENT

Direktur Poltekpar Negeri Makassar, Muhammad Arifin menjelaskan, Poltekpar Negeri Makassar merupakan perguruan tinggi yang bernaung di bawah Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Meski begitu, Arifin mengungkapkan Poltekpar Negeri Makassar sebagai lembaga pendidikan tentunya juga melaksanakan tridharma perguruan tinggi.

ADVERTISEMENT

“Sebagai Lembaga Pendidikan yang melaksanakan tridharma perguruan tinggi, salah satunya yang memperkuat kami adalah dengan adanya kolaborasi termasuk kepada pemerintah daerah,” jelasnya.

Dia menerangkan, cecara operasional jalinan komunikasi antara Politeknik Pariwisata Negeri Makassar dan Pemkot Palopo sudah berjalan dengan baik.

ADVERTISEMENT

“Namun secara administrasi Nota Kesepakatan (MoU) antara Politeknik Pariwisata Negeri Makassar dan Pemerintah Kota Palopo baru akan ditandatangani hari ini,” terangnya.

Dirinya berharap, hadirnya MoU ini bisa menegaskan tugas dan tanggung jawab seluruh pihak dan mempererat tali silaturrahmi antar seluruh pihak. “Tentu kedepan dengan adanya MoU ini tugas dan tanggung jawab masing-masing semakin dipererat,” ujarnya.

Sementara, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palopo, Firmanza DP menjelaskan secara detail peta potensi yang dimiliki kota yang berjuluk Kota Idaman ini.

Dia menjelaskan, Kota Palopo dari sisi potensi wilayah sangat baik dikembangkan menjadi kota jasa, pendidikan dan wisata.

“Kurang lebih 190 ribu penduduk, 40 ribu diantaranya adalah pelajar/mahasiswa, dan 70 persennya adalah pendatang atau tamu pelajar,” katanya.

Tidak hanya itu, Firmanza mengatakan jika saat ini fasilitas umum di Kota Palopo sudah sangat lengkap, mulai dari rumah sakit hingga lembaga pendidika.

“Fasilitas rumah sakit di Palopo juga sudah lengkap, bapak Walikota juga telah merealisasikan berbagai pembangunan fasilitas umum,” ujarnya.

“Seperti sekolah modern berbasis agama di Islamic Center, Lapangan Pancasila, Ratona Motor Sirkuit, dan banyak fasilitas lainnya untuk layanan masyarakat,” tambahnya.

“Ekonomi Kota Palopo, makin berkembang jika makin banyak orang yang berkunjung, PAD kita kurang lebih 25 sampai 30 milyar, kurun sepuluh tahun telah mencapai kurang lebih 190 milyar, meningkat dengan sangat signifikan,” kunci Firmanza. (Nun)

ADVERTISEMENT