Penanganan Kasus Lamban, GAM Unjuk Rasa, Minta Polres Pinrang Serius Tangani Kasus Penganiayaan Alimuddin Domming

321
ADVERTISEMENT

PINRANG–Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Aktivis Mahasiswa (GAM) melakukan aksi unjuk rasa terkait kasus penganiayaan yang ditangani Polres Pinrang terkesan lamban, Selasa 23/03/2021.

Aksi unjuk rasa yang dipimpin langsung Azis Siama’ selaku jenderal lapangan mendapatkan perhatian serius dari masyarakat Kab. Pinrang.

ADVERTISEMENT

Dalam orasinya, Azis Siama mendesak jajaran Polres Pinrang untuk segera menangkap para pelaku tindak pidana penganiayaan Alimuddin Domming di desa Bakeru.

“Tolonglah pihak kepolisian agar lebih serius dalam menindak pelaku kejahatan ini secepatnya, masa sudah sejauh 63 hari belum juga ada kejelasan”, tegasnya.

ADVERTISEMENT

Azis Siama’ menganggap bentuk penanganan Polres Pinrang terkesan lamban.

“Sebelumnya kan Polsek Lembang sudah tangani persoalan ini akan tetapi kasus ini dilimpahkan dan ditangani oleh Kasat Reskrim Polres Pinrang, alasannya belum ditangkap karena pelaku melarikan diri, padahal informasi yang kami dapat dari pihak korban, ternyata pelakunya masih berkeliaran di kampungnya,” tandas Siama’ sapaan akrabnya.

Kemudian kata Siama’, Polres Pinrang harus lebih profesional dalam menjalankan peran dan fungsinya sebagai aparat penegak hukum agar kepercayaan masyarakat terkait perlindungan hukum selalu terjaga.

“Karena korban sadar dan menghargai undang-undang yang ada, makanya dia serahkan sepenuhnya persoalan ini pada pihak yang berwajib untuk ditindaklanjuti,” tutup Siama’.

Diketahui, setelah melakukan audiens dengan Kasat Reskrim Polres Pinrang bahwa ketiga orang pelaku tindak pidana penganiayaan telah dinaikkan statusnya sebagai Tersangka.

(*)

ADVERTISEMENT