Rem Blong Penyebab Mobil Jatuh Masuk Sungai di Konawe, Murdoko Histeris Lihat Jenazah Anak, Istri dan Mertuanya Dievakuasi

774
Warga bersama tim SAR dibantu aparat Kepolisian dan TNI mengevakuasi tiga korban meninggal dalam tragedi mobil Zigra jatuh terperosok masuk sungai dari atas perahu rakit pincara, di Sungai Konaweha, Kabupaten Konawe, Minggu (19/9/2021) sore, sekitar pukul 15:00 Wita.
ADVERTISEMENT

KORANSERUYA.COM–Murdoko, 55 tahun, warga Desa Lamongjaya, Kabupaten Konawe Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara, tidak pernah menduga akan kehilangan tiga keluarganya, mulai istri, anak, dan mertuanya. Mobil yang dikemudikannya terperosok masuk sungai dari atas perahu rakit pincara, di Sungai Konaweha, Kabupaten Konawe, Minggu (19/9/2021) sore, sekitar pukul 15:00 Wita.

Insiden mobil jatuh masuk sungai ini viral di media sosial. Rekaman video detik-detik tenggelamnya mobil tersebut ramai dibagikan warganet melalui media sosial. Termasuk rekaman video saat tiga korban dievakuasi dari dalam mobil dalam keadaan meninggal dunia.

ADVERTISEMENT

Musibah dialami Murdoko bersama keluarganya terjadi saat mereka hendak pergi melayat ke Desa Laosu, Kecamatan Bondoala, Kabupaten Konawe Utara. Untuk sampai ke desa itu, mereka harus menyeberangi sungai dari Konawe.

Diduga rem blong, mobil berpenumpang 8 orang itu terjatuh dari rakit pincara karena tidak bisa berhenti begitu menaiki rakit pincara. Pemilik rakit, Muh Annas bersama warga lainnya berusaha menyelamatkan penumpang mobil Zigra warna putih saat terseret arus sungai. Namun hanya 5 penumpang yang berhasil diselamatkan, termasuk Murdoko.

Warga mencoba melakukan pertolongan, tetapi kondisi air sungai yang deras membuat mobil ikut terseret arus dan karam. “Saya sudah berusaha menahan mobil saat naik ke atas rakit pincara, tetapi terus berjalan tidak mau berhenti hingga jatuh masuk sungai. Mobil itu remnya blong,” cerita Muh Annas.

Nasib naas dialami tiga penumpang karena mereka karam bersama mobil ke dasar sungai sedalam 70 meter. Tiga penumpang ini ditemukan dalam keadaan meninggal dunia tiga jam setelah mobil berhasil dievakuasi ke pinggiran sungai.

Murdoko histeris menangis saat menyaksikan jenazah tiga keluarganya dikeluarkan dari dalam mobil dalam keadaan telah meninggal dunia. Mereka yakni puteri Murdoko berusia 8 tahun bernama Khofifah Eka Syahrani, istrinya, Sri Hasnat, 41 tahun, dan mertuanya, Sumarsi, 60 tahun.

Dia mengakui, mobil yang dikemudikannya memuat keluarganya jatuh ke dalam sungai karena rem mobil tidak bisa dikendalikan saat hendak naik di atas pincara. “Saya sudah berusaha menginjak rem, tapi mobil terus melaju hingga jatuh masuk sungai,” kata Murdoko, sedih.

Kepala SAR Kendari, Aris Sofingi mengatakan, mobil dan ketiga korban yang terjebak dalam mobil ditemukan sekitar 30 meter dari lokasi kejadian awal. “Tiga jam setelah kejadian, mobil berhasil dievakuasi menggunakan tali. Tapi ketiga korban ditemukan dalam kondisi meninggal,” ujar Aris.

Tiga penumpang dalam kondisi meninggal dunia, ditemukan berada di posisi baris kursi paling belakang. (***)

ADVERTISEMENT