Rumah Mbah Nyahmun Tak Layak Huni di Luwu Utara; Di Antara Dua Puteri “Berebut” Memperbaiki

318
Kondisi rumah Mbah Nyahmun di Luwu Utara sangat tak layak huni
ADVERTISEMENT

MASAMBA–Rumah Mbah Nyahmun, warga Desa Rawamangun di Luwu Utara sempat viral di media sosial. Musababnya, foto rumah Mbah Nyahmun ini diunggah salah satu netizen bernama Andi Amy Sar, di akun Facebook Ketua DPD Partai Putri Dakka. Foto rumah Mbah Nyahmun tersebut sangat memiriskan karena kondisinya tak layak huni.

Postingan tersebut mendapat respon positif dari Putri Dakka. Bak gayung bersambut, politisi Nasdem berlatarbelakang pengusaha ini, menyatakan kesiapannya untuk membangunkan rumah layak huni untuk Mbah Nyahmun.

ADVERTISEMENT

Putri Dakka yang menerima kiriman foto-foto kondisi rumah Mbah Nyahmun, langsung tergerak hatinya untuk membantu. Melalui akun media sosialnya, Facebook-nya, Putri Dakka menjawab kiriman foto dari netizen asal Luwu Utara. Begini tanggapannya.

“Selama 15 tahun pak nyahmun dan anak penduduk desa lampuawa (luwu utara) menggunakan satu payung yg dipakai di dalam rumah saat hujan turun. Saat mendapat kiriman gambar dari teman2 warganet hati tergerak untuk membangunkan rumah sangat miris sedih melihatnya. Tolong siapapun pihak terkait jangan menghalangi team kami untuk membangunkan rumah bapak nyahmun, jangan karena kepentingan politik dan pencitraaaannnnnnn kalian menghalangi kegiatan sosial yg kami lakukan 21 jam yg lalu kami dapat kabar dan sy menurunkan team utk survei lokasi jangan buat kisruh menghalangi atas kemarahan anda utk tidak dibangun.kemana anda selama ini.saya lebih bisa gila dari yg anda banyangkan ketika menghalangi membantu sesama. Siapapun anda jangan coba-coba menghalangi saya dalam kegiatan sosial yg team kami akan lakuakan Seharusnya kita sama2 bisa berkontribusi bukan karena kepentingan.”

Nah, yang menarik, setelah postingan foto rumah Mbah Nyahmun tersebut viral dan ramai dikomentari warganet, Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani langsung mengunjungi rumah salah satu warganya itu. Bahkan, Indah berjanji Pemkab Luwu Utara segera memperbaiki rumah yang selama ini dihuni Mbah Nyahmun bersama cucunya, Danang, 16 tahun, dalam satu minggu kedepan.

Bupati Luwu Utara dua periode ini juga menyerahkan bantuan dari Dinas Sosial dan Palang Merah Indonesia bagi Mbah Nyahmun. “Mereka ini merupakan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS). Setelah diassesment ternyata permasalahannya kompleks, ada persoalan internal keluarga dan hukum di dalamnya. Sehingga penyelesaian masalahnya harus holistik/menyeluruh,” kata Indah.

“Terkait rumah yang kondisinya tidak layak huni, Insya Allah, kita akan bongkar dan bangun kembali agar layak huni, terlebih status lahannya sudah dibeli oleh yang bersangkutan. Dengan bantuan semua pihak, kita target dalam seminggu bisa selesai,” kata Indah, Jumat (11/2/2022) lalu.

Indah menginstruksikan kepada Pemdes bersama Pemerintah Kecamatan untuk segera menyelesaikan dan mengaktifkan kembali data kependudukan Mbah Nyahmun, terlebih sudah terdaftar sebagai penerima Janlimas berupa BPNT atau Bantuan Pangan Non Tunai, dan BPJS Kesehatan.

“Kita juga akan bantu mengurus ijazah Danang (cucu Mbah Nyahmun) yang hilang, karena dia sudah bersedia untuk kembali bersekolah. Selain itu karena mbah punya lahan kebun, kita akan bantu untuk sertifikatkan yang kebetulan bertepatan dengan kegiatan pengukuran PTSL di Desa Lampuawa,” kata Indah Lagi.

“Jadi akan kita ikutkan didalamnya. Insya Allah, Pemkab Luwu Utara akan bantu juga bibit manggis sesuai permintaan Beliau melalui dinas terkait,” lanjut Indah yang hadir didampingi Kadis Pendidikan Lutra, Jasrum, Kaban Keuangan Pemkab Lutra, Baharuddin Nurdin, Kadinkes, dr Marhani, Kalaksa BPBD Lutra, Muslim Muchtar, dan Plt Kadinsos Lutra, Ari Setiawan.

Dalam kesempatan tersebut, Indah berharap partisipasi aktif masyarakat untuk memanfaatkan Puskesos atau Pusat Kesejahteraan Sosial di desa. “Intinya, kami mohon dukungan dari semua warga. Kalau menemukan hal-hal seperti ini (rumah warga tak layak huni), agar segera dilaporkan kepada pemerintah terdekat,” katanya. (heri)

ADVERTISEMENT