Sedang Sholat, Warga Temalebba Palopo Terperangkap di Rumahnya yang Terbakar Ditemukan Dalam Posisi Sujud

653
ADVERTISEMENT

PALOPO — Kebakaran yang menghanguskan satu unit rumah di Kelurahan Temalebba, Kecamatan Bara, Kota Palopo, Sulsel menyebabkan penghuninya meninggal dunia. Korban ialah, Marjuni, 80 tahun.

Dia terjebak di dalam rumah yang sedang terbakar saat sedang mengerjakan sholat Ashar. Kakek Marjuni ditemukan petugas Pemadam Kebakaran bersama warga diantara puing-puing rumahnya.

Saat ditemukan, jasad kakek Marjuni dalam keadaan sujud. Kondisinya sangat mengenaskan, karena sebagian tubuhnya gosong dan tidak utuh.

Saat api mulai membakar rumah, istri korban bersama dua cucunya yang berada di teras rumah dan selamat. Istri korban berteriak histeris menyampaikan kepada warga, bahwa suaminya berada di dalam rumah. Istri korban meminta tolong agar suaminya bisa diselamatkan.

ADVERTISEMENT

Namun, petugas Pemadam Kebakaran bersama warga dan aparat kepolisian, tidak bisa berbuat banyak untuk menyelamatkan Marjuni. Api sudah begitu besar membakar rumah. Apalagi kondisi rumah yang sebagian besar berdinding kayu tersebut sangat mudah terbakar. Istri korban hanya bisa menangis menyaksikan rumahnya roboh diamuk api, dan didalamnya suaminya terjebak.

Isak tangis istri dan keluarga semakin pecah, saat jasad Marjuni ditemukan. Petugas kepolisian bersama tim Damkar dan warga langsung mengevakuasi jasad korban yang sudah tidak utuh dan sebagian gosong terbakar.

Adam, salah seorang tetangga korban, mengaku sangat sedih atas meninggalnya Marjuni. Menurut Adam, Marjuni sangat rajin salat berjemaah di masjid, termasuk tidak pernah alfa salat jumat. “Barusan Jumat kali ini, Marjuni tidak tampak di masjid. Ternyata, Marjuni mengalami nasib tragis meninggal saat rumahnya terbakar,” kata Adam. Saat ditemukan, Adam menyebut posisi jenazah korban dalam keadaan sujud.

Kepala Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palopo, Andi Musakkir, ikut prihatin atas musibah kebakaran yang terjadi di Kelurahan Temmalebba. Kebakaran tersebut tidak hanya meratakan rumah kayu milik keluarga korban, namun pemilik rumah atas nama Marjuni meninggal dunia, dan jasadnya ditemukan diantara puing-puing rumah yang terbakar.

Korban yang berusia 80 tahun, sesuai informasi diperoleh tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palopo, terjebak didalam rumahnya. Saat rumah terbakar, Marjuni sedang menunaikan salat ashar didalam kamar.

Catatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palopo, kasus kebakaran menelan korban jiwa baru kali pertama terjadi di Kota Palopo, sejak tahun 2004 silam.

Sementara itu, Kapolsek Wara Utara, Iptu Abdul Aziz, mengatakan, pihaknya masih menyelidiki penyebab kebakaran. Dugaan sementara, api membakar rumah milik Marjuni akibat kompor meledak. (ayb/liq)

ADVERTISEMENT