SMKN 1 Punya Palopo Punya Dua Kepsek, Guru Kirim Surat Terbuka ke Gubernur

115

PALOPO — SMKN 1 Palopo kini dipimpin oleh dua kepala sekolah (kepsek). Ini merupakan buntut dari kekisruhan mutasi yang dilakukan pemprov Sulsel beberapa hari yang lalu. Dua kepsek yang dimaksud yakni Amirdan dan Ridwan Rajab.

Guru SMKN 1 Palopo, Muh Idrus membuat Surat Terbuka untuk Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah. Surat Terbuka itu berisi permintaan kepastian hukum tentang siapa kepala sekolah yang memimpin di sekolahnya saat ini.

Hal yang terjadi, saat ini SMKN 1 Palopo untuk sementara dipimpin oleh dua kepala sekolah. Tata, sapaan Muh Idrus berpendapat adanya dualisme kepemimpinan dalam organisasi akan berefek pada kebatinan anggota, pola pelayanan dan yang pasti ini bulan puasa. “Ibarat pepatah gajah berkelahi, terinjak rumput di tanah. Dalam hal ini guru yang kena dampak, unit kedua terkecil setelah siswa,” jelasnya kemarin.

Tata mengatakan, adanya dua kepala sekolah merupakan dampak dari kekisruan mutasi yang dilakukan Pemprov Sulsel. Ia berharap permasalahan ini tidak berlarut-larut agar bekerja tanpa bayang-bayang ‘Matahari Kembar’.

“Dua kepala sekolah ini semua adalah senior kami dan semua berpengalaman. Tapi kami ingin bekerja tanpa adanya bayang-bayangan ‘Matahari Kembar’, kami berharap kepastian hukum yang yang selanjutnya sah menjadi kepala sekolah,” tegasnya.

Sebelumnya kabar yang beredar mutasi kepala sekolah yang dilakukan oleh Wakil Gubernur Sulsel, terjadi saat Gubernur sedang menjalankan ibadah umroh. Hal itu menjadi polemik hingga berdampak diberbagai aspek. Mendagri juga telah membatalkan SK mutasi tersebut. (asm)