Soal Penolakan Pembangunan Kampus Unanda di Walenrang, Rektor dan Imwal Bertemu, Begini Penjelasan Marsus Suti

741

Menanggapi reaksi penolakan Ikatan Mahasiswa Walenrang (Imwal) terhadap pembangunan gedung rektorat Universitas Andi Djemma, DR Marsus Suti MKes ikut angkat bicara.

Ia katakan, pembangunan gedung rektorat akan mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya masyarakat di sekitar kampus.

Dalam pertemuan dengan mahasiswa Ikatan Mahasiswa Walenrang lamasi, Minggu, (29/12) Rektor mengatakan, terkait dengan pembangunan yang akan segera dimulai,  pihaknya belum sepenuhnya membangun di lokasi sekitar 30 Ha tersebut. Sehingga petani penggarap masih bisa memanfaatkan lahan yang belum dibangun tadi.

Marsus juga mengatakan bahwa pembangunan gedung yang sumber anggaran hibah dari pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan sekitar Rp5 Miliar, ia mengajak masyarakat untuk berpartisipasi sesuai keahliannya, apakah itu tukang atau pekerja lainnya.

Marsus juga mengatakan bahwa Unanda juga menyiapkan kompensasi khusus buat putra dan putri yang berkuliah di Unanda yang terkena dampak atas pembangunan gedung di lokasi tersebut.

” Kita akan berikan beasiswa atau bantuan kuliah kepada anak-anak yang lokasi garapannya terkena dampak pembangunan” ujar Marsus.

Menanggapi penjelasan Rektor Unanda, Ketua Ikatan Mahasiswa Walenrang Lamasi Adriansyah Mas’ur bahwa aspirasi yang dia sampaikan sebelumnya adalah amanah dari petani penggarap, tugas kami hanya penengah sehingga hasil diskusi dan rekomendasi pertemuan ini kami akan sampaikan kembali ke masyarakat, katanya.

Adriansyah Mas’ur juga berterimakasih kepada pihak Rektorat Unanda yang bersedia membuka diri untuk berdiskusi sehingga komunikasi ini berjalan dengan baik.

“Insya Allah hasil diskusi ini kami akan sampaikan kembali ke masyarakat,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, rencana pembangunan mendapat reaksi dari Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Walenrang Lamasi (IMWAL), Adriansyah Mas’ur. Menurutnya, pembangunan kampus baiknya ditunda dahulu sebelum ada kepastian untuk masyarakat utamanya petani penggarap lahan yang akan dibangun pihak Unanda. (Rls/Iys)