Soal Walmas, Basmin Mattayang Minta Jangan Dijadikan Ajang Politik

212
Bupati Luwu, H Basmin Mattayang
ADVERTISEMENT

BELOPA–Bupati Kabupaten Luwu, Basmin Mattayang menepis isu miring yang saat ini menerpa pemerintahannya bersama Wakil Bupati Luwu, Syukur Bijak. Dikatakan Basmin, isu miring tersebut menyebut bahwa dirinya menganaktirikan wilayah Walmas. Pemerintahan Basmin juga disebut hanya menyiapkan anggaran pembangunan untuk enam kecamatan di Walmas sebesar Rp5 miliar.

“Akhir-akhir ini, saya dan Pak Syukur Bijak diterpa isu, katanya kami anaktirikan Walmas. Hanya memberikan anggaran pembangunan sebesar Rp5 miliar di APBD tahun 2020. Saya katakan ini tidak benar,” ujar Basmin.

Basmin menjelaskan, total anggaran melalui APBD pokok 2020 untuk pembangunan fisik di Walmas mencapai Rp30 miliar lebih. “Ini baru fisik, anggaran untuk di Walmas sudah mencapai Rp30 miliar lebih. Saya sebutkan satu contohnya, pembangunan Lapangan Palempang Batusitanduk menelan anggaran Rp9 miliar, belum lagi kegiatan lainnya,” sebut Basmin.

Basmin menekankan agar semua pihak tidak meragukan keseriusannya dalam membangun Walmas, termasuk keinginannya agar Walmas secepatnya bisa menjadi DOB Kabupaten Luwu Tengah.

ADVERTISEMENT

“Jadi tidak ada anak tiri. Perlu diketahui saya ini salah seorang tokoh perjuangan Walmas, dari 2 kecamatan saya mengajarkan jadikan 6 kecamatan, tujuannya untuk persiapan Luwu Tengah, bahkan dulu saya bentuk badan pengelola Walmas, karena ini embrio cikal bakal sebagai kantor Bupati Luwu Tengah nantinya,” ujarnya.

Basmin mengharapkan semua pihak untuk tidak menjadikan Walmas sebagai ajang politik. “Jangan sampai ini masuk dalam agenda politik, saya tekankan ini masih terlalu jauh, black campaign masih terlalu jauh,” katanya.

ADVERTISEMENT

Senada itu, Kepala Bappeda Luwu, Muhammad Rudi mengatakan, dana APBD Luwu 2020 sangat besar ke Walmas, nilainya mencapai Rp30 miliar. Diantara item itu kata Rudi, antara lain Lapangan Palempang Batustanduk, irigasi, jalanan dan kantor camat. “Lebih mudah lagi melihat di website PTSE semua ada di situ secara terbuka,” kata Rudi.

Pernyataan Rudi ini menguatkan pernyataan Bupati Basmin terkait perhatian Pemkab Luwu yang dinilainya tidak menganaktirikan daerah utara Kabupaten, yakni Walmas. “Alokasi anggaran di Luwu merata, jadi tidak benar anggaran ke Walmas kecil,” katanya. (mat)

ADVERTISEMENT