Tindaklanjuti Aspirasi Masyarakat Telluwanua, PUPR Palopo Normalisasi Sungai Salubattang

144
Pemerintah Kota Palopo melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang atau PUPR mulai melakukan normalisasi Sungai Salubattang di Kecamatan Telluwanua, Rabu 26 Oktober 2022. Pengerukan itu dipimpin Kepala Dinas PUPR Palopo. (Foto : Dok. PUPR Palopo)
ADVERTISEMENT

PALOPO — Pemerintah Kota Palopo melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang atau PUPR mulai melakukan normalisasi Sungai Salubattang di Kecamatan Telluwanua, Rabu 26 Oktober 2022.

Normalisasi Sungai Salubattang dilakukan sebagai upaya menangani banjir di wilayah Telluwanua, yang kerapkali terjadi akibat Sungai Salubattang yang melintasi sejumlah kelurahan di Telluwanua meluap.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya warga Telluwanua berunjukrasa mendesak Pemkot Palopo dan Balai melakukan pengerukan alur Sungai Salubattang, yang diklaim warga setempat telah mengalami pengdangkalan sehingga gampang meluap hingga merendam rumah dan perkebunan warga setempat.

Demo warga korban banjir di Telluwanua tersebut sempat memacetkan arus transportasi Palopo menuju Walenrang, begitupun sebaliknya, karena warga memblokade Jembatan Miring.

ADVERTISEMENT

Menjawab aspirasi warga korban banjir di Telluwanua, Pemkot Palopo melakukan pengerukan Sungai Salubattang untuk menormalisasi alur sungai tersebut. Pengerukan Sungai Salubattang dipimpin Kepala Dinas PUPR Kota Palopo, Hasrianto.

Hasrianto mengatakan, normalisasi Sungai Salubattang dilakukan pihaknya dengan instansi terkait, sebagai tindaklanjut dari aspirasi masyarakat Telluwanua, termasuk wujud perhatian Pemkot Palopo terhadap warga Telluwanua yang selama ini menjadi langganan banjir.

Menurutnya, normalisasi Sungai Salubattang difokuskan di wilayah Kelurahan Jaya, kemudian akan berlanjut ke alur Sungai Salubattang di kelurahan lainnya.

Harapannya, dengan pengerukan sedimen sungai Salubattang, penanganan banjir jangka pendek bisa tertangani.

“Kedepannya, akan dilakukan normalisasi Sungai Salubattang lebih baik lagi, agar penanganan banjir jangka panjang bisa dilakukan,” kata Harianto. (ayb)

ADVERTISEMENT