Tinjau Lokasi Jamnas Arus Deras Sungai Rongkong, Sekda Luwu Utara Minta 5 Desa di Sabbang Pasang Spanduk dan Umbul-umbul

42
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Luwu Utara, H Armiadi meninjau lokasi pembukaan Jambore Nasional (Jamnas) Arus Deras Sungai Rongkong. (Dok. Pemkab Luwu Utara)
ADVERTISEMENT

Luwu Utara — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Luwu Utara, H Armiadi melakukan peninjauan lokasi pembukaan Jambore Nasional (Jamnas) Arus Deras Sungai Rongkong, Jumat 17 Juni 2022 kemarin, di Desa Pararra, Kecamatan Sabbang.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan lokasi pembukaan, homestay, termasuk kesiapan panitia dan seluruh pihak terkait dalam menyiapkan kebutuhan dan kelengkapan yang akan dimanfaatkan para peserta dan tamu lainnya dalam event nasional ini.

Diperkirakan ratusan peserta dan tamu dari luar akan ikut hadir memeriahkan kegiatan Jamnas Arus Deras Sungai Rongkong ini. Sampai hari ini, tercatat ada beberapa daerah di Sulsel yang sudah mendaftar, di antaranya Makassar, Toraja, Parepare, Palopo, dan Luwu.

Dan dipastikan dalam beberapa hari ke depan, pendaftar dan tamu dari daerah lain akan menyusul. Mengingat sosialisasi dan publikasi kegiatan ini masih terus akan dimasifkan. Pembukaan akan dilaksanakan pada 24 Juni 2022 di Lapangan Desa Pararra.

ADVERTISEMENT

Sekda Luwu Utara, Armiadi, meminta seluruh desa yang akan dilalui sebelum sampai di lokasi kegiatan, seperti Desa Sabbang, Salama, Malimbu, Tulak Tallu dan Pararra itu sendiri, diminta untuk segera memasang tanda-tanda, seperti spanduk dan umbul-umbul.

“Kita minta lima desa ini untuk segera memasang umbul-umbul,” pinta Armiadi. Menurutnya, pemasangan umbul-umbul penting sebagai penunjuk jalan. “Umbul-umbul ini peninggalan orde baru yang masih relevan untuk kita lakukan sebagai penunjuk jalan,” jelasnya.

Sekda Armiadi berharap semua pihak terkait untuk selalu membangun sinergi dan koordinasi yang baik, antara penyelenggara kegiatan, panitia lokal, pemerintah kabupaten dan desa, keamanan, dan terkhusus masyarakat setempat, sehingga tercipta harmonisasi.

“Koordinasi ini mudah kita ucapkan, tetapi dalam tatanan praktiknya terkadang sulit dilakukan. Namun, koordinasi ini bisa kita lakukan dengan baik, apabila kita semua bisa saling memahami, sehingga nantinya mudah kita komunikasikan,” jelas mantan Kepala DKP ini.

“Mohon dukungan kita semua, pak Desa, bu Camat, dan pak Kapolsek, serta semua pihak yang terlibat dalam event nasional ini,” kunci Armiadi. Untuk diketahui, kegiatan ini dilaksanakan oleh FAJI, serta disupport oleh Basarnas Sulsel dan Pemda Luwu Utara.

Peninjauan ini juga dihadiri Ketua FAJI Sulsel, Ketua KONI Luwu Utara, Ketua FAJI Luwu Utara, Kapolsek Sabbang, Sekretaris Disporapar, Sekretaris DP2KUKM, serta perwakilan Dinas Kesehatan, BPBD, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, Diskominfo, Camat Sabbang, Camat Sabbang Selatan, Kades Pararra, PMI, Tagana, dan beberapa komunitas masyarakat lainnya. (LH)

ADVERTISEMENT