Tolak Cinta Siswanya, Guru Cantik Ini Ditikam Saat Tidur di Kamarnya

2868
Wening Pamudji Asih ditikam siswanya karena menolak cinta sang murid
ADVERTISEMENT

SEORANG siswa jatuh cinta kepada gurunya sehingga nekad bertindak kriminal ketika cintanya ditolak. Pelajar SMA ini, Cs, 16 tahun, sangat mencintai gurunya, Wening Pamudji Asih, 34 tahun. Sayang, cintanya bertolak sebelah tangan, sehingga Cs naik pitam. Dia nekad menikam sang guru.

Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Timur 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Irwan Bachry Syam-Andi Muhammad Rio Pattiwiri Hatta (Ibas-Andi Rio)
2. HM Thoriq Husler-Budiman Hakim (MTH Berbudi)
Dibuat Oleh Seruya Poll

Akibat ulah sang siswa yang gelap mata karena cinta, Wening yang memang berparas ayu dan cantik ini menderita lua tikam di perut dan harus menjalani operasi. Cs sendiri diamankan polisi.

Peristiwa itu terjadi di rumah korban di Kecamatan Srandakan, Kabupaten Bantul, Jawa Tengah, Rabu (20/11) malam lalu. Saat itu, pelaku mendatangi rumah gurunya sambil membawa sebilah pisau. Korban tengah bersantai di kamarnya, ketika pelaku tiba. Pelaku menerobos masuk ke kamar korban dan langsung menikam sang guru di bagian perut.

Usai menikam gurunya, Cs kabur. Korban sempat berteriak minta tolong, lalu ditolong mertuanya. Korban yang mengalami luka serius dilarikan ke RS terdekat.

ADVERTISEMENT

Informasi menyebutkan, pelaku sudah berulangkali mengutarakan perasaannya kepada gurunya, namun tidak direspon dan selalu ditolak karena sang guru telah bersuami. Namun, pelaku tidak menghiraukan alasan gurunya. Dia tetap bersikukuh agar cintanya diterima.

“Lantaran tidak direspon, dia (Cs) nekad mendatangi gurunya di rumah dan menikamnya,” ujar Kapolsek Srandakan Kompol B Muryanto.

ADVERTISEMENT
Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Utara 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Arsyad Kasmar-Andi Sukma (AKAS)
2. Indah Putri Indriani-Suaib Mansur (IDAMAN)
3. Thahar Rum-Rahmat Laguni (MATAHARI)
Created with Seruya Poll

Pelaku sendiri sudah diamankan Pihak Kepolisian. Polisi mudah melacak pelaku, karena ponselnya tertinggal di lokasi kejadian.

Nah, saat diperiksa polisi usai ditangkap, sang siswa mengaku bahwa ia cinta dan sayang terhadap gurunya. Namun kecewa karena cintanya ditolak.

Namun, polisi menduga ada alasan lain pelaku menusuk gurunya. “Kita masih selidiki,” ujar Kapolsek. (iys)

ADVERTISEMENT