Walikota Lepas Tim Bantuan Logistik Tahap 2 dan Tenaga Medis dari IDI Palopo ke Sulbar, Korban Gempa Terkini 91 Meninggal Dunia

83
ADVERTISEMENT

PALOPO–Walikota Palopo Drs HM Judas Amir, MH kembali melepas bantuan logistik tahap ke-2 dari Pemerintah Kota Palopo bersama dengan Tim Medis Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Palopo untuk berangkat ke Mamuju dan Majene Sulawesi Barat, yang dilaksanakan di Rujab Walikota Palopo, Kamis 21 Januari 2021.

Ketua IDI dr Hamzakir SpB, pada kesempatan itu menyampaikan bantuan logistik hari ini yang akan berangkat ke Sulawesi Barat merupakan hasil kerjasama RSUD Sawerigading kota Palopo dan beberapa rumah sakit swasta yang memberikan dukungannya.

ADVERTISEMENT

Adapun yang berangkat diantaranya dokter bedah ada 2 orang, dokter umum 1 orang, bidan 1 orang, perawat anestesi 1 orang dan perawat umum 6 orang”.

“Dengan harapan sebagai rakyat Indonesia kita harus saling membantu untuk daerah yang terdampak bencana dan semoga disana nantinya kita dapat bekerja lebih baik”.

ADVERTISEMENT

Direktur RSUD Sawerigading dr Nasaruddin, SpOG (K) menyampaikan diharapkan di sana lebih memudahkan pelayanan terutama di rumah sakit hal itu sangat membantu karena disana memang mereka kekurangan tenaga medis termasuk peralatan medisnya, semoga bantuan yang dibawa ini dapat meringankan dan segera membantu terutama yang cedera dapat kita lakukan pertolongan segera.

Sementara, Walikota Palopo Drs HM Judas Amir MH menyampaikan terima kasihnya kepada para dokter yang telah tergerak hatinya untuk turut serta merasakan apa yang dialami masyarakat kita di Majene dan Mamuju.

“Semoga usaha ini dapat menjadikan kita disehatkan Allah Swt dan dilindungi dari virus yang saat ini berkembang di berbagi negara, khususnya di kota Palopo mudah-mudahan upaya yang kita lakukan dirahmati oleh Allah Swt,” kata Judas Amir.

Hadir pada kesempatan itu Sekertaris Daerah Kota Palopo, Drs Firmanza DP SH MSi, Asisten III bagian Administrasi Umum Setda Kota Palopo Dr dr HM Ishaq Iskandar MKes, Kepala bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Palopo Wahyudin serta para pengurus IDI kota Palopo.

Update Korban Gempa Sulbar, 91 Meninggal Dunia

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Kamis (21/1) pukul 09.00 Wita tercatat korban meninggal akibat bencana gempa bumi magnitudo 6,2 di Sulawesi Barat bertambah menjadi 91 jiwa.

“Korban meninggal 91 jiwa, hilang tiga orang, luka berat 253 orang, luka ringan 679 orang, dan luka sedang 240 orang,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati dalam rilis yang diterima di Jakarta, dilansir Antara, Kamis (21/1).

Sementara itu, warga yang mengungsi berjumlah 9.910 jiwa, yang tersebar di beberapa titik pengungsian, dengan rincian di Kabupaten Mamuju teridentifikasi sementara lima titik pengungsian, seperti di Jalu dua titik, Stadion Mamuju, Gerbang Kota Mamuju, Tapalang, dan Kantor Bupati.

Sedangkan di Kabupaten Majene, dua titik teridentifikasi, yaitu di SPN Malunda dan Desa Sulet Malunda.

Pascagempa, upaya penanganan darurat masih berlangsung dan Gubernur Sulawesi Barat telah menetapkan status Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi selama 14 hari, terhitung dari 15 hingga 28 Januari 2021.

(hms/iys)

ADVERTISEMENT