PSL 2020 Vakum 5 Bulan dan Disetop Askot PSSI Palopo, Begini Data dan Faktanya!

429
Salah satu pemain di ajang Liga Super Palopo atau Palopo Super League 2020.
ADVERTISEMENT

PALOPO—Hanya mampu menyelesaikan 44 match atau pertandingan, akhirnya dengan pahit Askot PSSI Palopo memutuskan menghentikan Palopo Super League (PSL) 2020 yang resmi dibuka Wakil Walikota Palopo, Rahmat Masri Bandaso, Sabtu 15 Februari 2020 lalu.

Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Timur 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Irwan Bachry Syam-Andi Muhammad Rio Pattiwiri Hatta (Ibas-Andi Rio)
2. HM Thoriq Husler-Budiman Hakim (MTH Berbudi)
Dibuat Oleh Seruya Poll

Lewat rapat anggota peserta klub dan sebelumnya rapat internal Panpel PSL 2020 yang menghadirkan Ketua Askot PSSI dr Abdul Syukur Kuddus, akhirnya PSL 2020 secara resmi pada Rabu 26 Agustus 2020 kemarin dihentikan.

“Mohon maaf karena berbagai kondisi, melihat pandemi Covid-19 di kota Palopo tak kunjung berakhir, malah bertambah banyak, dan Pihak Pemerintah Kota Palopo dalam hal ini Gugus Tugas serta aparat keamanan tak memberi izin pertandingan digelar massif, maka secara resmi PSL 2020 terpaksa dengan berat hati kami hentikan,” ucap Muslimin, Ketua Panpel Palopo Super League di hadapan perwakilan klub peserta, Rabu (26/8) kemarin.

Berikut, 8 Fakta PSL 2020 yang sejatinya akan menggerakkan kegairahan persepakbolaan di Kota Idaman ini.

ADVERTISEMENT
  • Diikuti 20 Klub peserta yang dibagi ke dalam 2 grup, dimana masing-masing terdapat 10 tim kesebelasan.
  • Baru 44 match saat badai pandemic mulai menyerang dan terpaksa dihentikan sementara saat itu, dimana partai terakhir Arseto FC Vs Palopo Putra yang berkesudahan 4-0, Minggu 15 Maret 2020.
  • Pemuncak grup A Salobulo FC telah melakoni 5 laga dan pemuncak di grup B, Dangerakko FC melakoni 4 laga dengan total poin Salobulo 12 dan Dangerakko FC 10 poin.
  • Ada 92 total pertandingan dalam skema jadwal dan hanya 44 yang diselesaikan.
  • Liga Super atau PSL 2020 ini melibatkan 8 wasit dan 2 pengawas pertandingan dengan kualifikasi nasional.
  • Palopo Super League 2020 menggunakan dua lapangan, sebelumnya di Gaspa Palopo dan terakhir dipindahkan ke Stadion Lagaligo Palopo akibat cuaca buruk dan kondisi lapangan Gaspa yang kurang memenuhi syarat saat itu.
  • Dalam 44 laga terdapat 5 insiden kecil, dan 1 laga dinyatakan Force Major akibat hujan deras dan pertandingan rencananya dialihkan pada pertandingan berikutnya, namun gagal terlaksana akibat Pandemi Covid-19 mulai menyerang.
  • Ada 6 surat protes yang diterima Panitia Disiplin (Pandis) akibat dugaan pelanggaran baik yang dilakukan oleh Klub peserta.

 (rls/iys)

ADVERTISEMENT