Hasil Swab Husler-Budiman Disetor ke KPU Lutim Tuai Polemik, Ada Apa?

2676
ADVERTISEMENT

LUWU TIMUR—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Luwu Timur menerbitkan surat pengantar bakal calon Bupati dan Wakil Bupati untuk pemeriksaan Swab PCR SarsCov2 menjadi kontroversial.

Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Timur 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Irwan Bachry Syam-Andi Muhammad Rio Pattiwiri Hatta (Ibas-Andi Rio)
2. HM Thoriq Husler-Budiman Hakim (MTH Berbudi)
Dibuat Oleh Seruya Poll

Pasalnya, surat pengantar diterbitkan pertanggal 31 Agustus 2020 itu, ada salah satu bakal calon lebih mendahului surat pengantar untuk melakukan pemeriksaan swab yang sudah ditentukan oleh KPU.

“Atas surat itu integritas KPU dipertanyakan. Masa, ada bakal calon terkesan lebih mendahului surat yang diterbitkan oleh KPU untuk melakukan pemeriksaan swab di Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) pada tanggal 29 Agustus,” ungkap ketua Pospera Luwu Timur Erwin R Sandi, Senin (07/08/2020).

Apalagi, lanjut dia, surat diterbitkan oleh KPU untuk ke pasangan bakal calon dengan waktu bersamaan. “Masa sih, KPU terbitkan surat untuk pasangan bakal calon dengan waktu yang berbeda, kan itu aneh?,” tanya Erwin.

ADVERTISEMENT

Bahkan, lucunya lagi, Erwin menilai, salah satu Jubir pasangan calon memberikan pernyataan bahwa sebelum mendaftarkan diri ke KPU, hasil Swab telah diserahkan oleh KPU Luwu Timur.

“Pernyataan Jubirnya dari Pasangan calon tersebut menambah kecurigaan kami bahwa KPU terkesan ingin main-main sebagai penyelenggara Pilkada di Luwu Timur,” ucapnya.

ADVERTISEMENT
Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Utara 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Arsyad Kasmar-Andi Sukma (AKAS)
2. Indah Putri Indriani-Suaib Mansur (IDAMAN)
3. Thahar Rum-Rahmat Laguni (MATAHARI)
Created with Seruya Poll

Erwin menambahkan, atas dugaan ini kami meminta kepada Bawaslu mengambil sikap untuk menyelidiki KPU sebagai penyelenggara KPU di Kabupaten Luwu Timur ini.

“Kami meminta Bawaslu mengambil langkah tersendiri sebagai pengawas pilkada ini lebih menyelidiki KPU. Dan, kami tidak mau Pilkada Luwu Timur dirusaki karena adanya oknum tidak bertanggungjawab,” pintanya. (*/rah)

ADVERTISEMENT