Antrian Panjang Masih Terjadi di SPBU Belopa, Sopir Antri dari Jam 7 Pagi

201

LUWU — Antrian panjang puluhan truk dan minibus di SPBU Belopa, Kabupaten Luwu, masih terjadi lagi hingga hari Selasa (5/11/2019).

Sejumlah sopir mengaku rela mengantri dari jam 07.00 pagi, untuk mendapatkan Bahan Bakar Minyak jenis solar.

Salah satu supir truk Fuso dari Kota Makassar, Suardi mengatakan, antrian kendaraan tidak hanya terjadi di Luwu, tapi hampir merata di Kabupaten lain di Sulawesi Selatan.

“Kalau kami masih mendingan pak, karena barang yang kami muat bahan bangunan, yang kasihan itu pedagang sayur, kalau harus menunggu lama di SPBU,” kata Suardi, Selasa 5 November.

Meskipun harus antri berjam-jam, Suardi bersyukur bisa mendapatkan solar, meskipun jumlahnya terbatas.

Sementara Pengawas SPBU Belopa, Annis, mengatakan, setiap hari SPBUnya mendapat delapan ton solar dan premium. Dua jenis BBM ini langsung habis diserbu pembeli yang sudah mengantri sejak SPBU buka di pagi hari.

“Tidak bisa kita bendung pak, karena sudah banyak yang antri dari pagi. Biasanya solar dan premium habis dalam waktu tiga atau empat jam,” kata Annis.

Menurut Annis, salah satu penyebab banyaknya antrian kendaraan, dan solar cepat habis, karena distribusi solar dari TBM Karang-Karangan, tidak merata di semua SPBU.

“Misalnya di Belopa, masuk pagi, di SPBU Seppong masuk sore, jadi tidak merata, coba kalau bersamaan, pasti tidak akan ada antrian panjang,” ujarnya.

Menyikapi antrian panjang itu, Satuan Lalulintas Polres Luwu, selalu sigap mengatur arus Lalulintas di depan SPBU Belopa, agar tidak terjadi penumpukan kendaraan. (Fit)